Sabtu, 20 Maret 2010

Bunga Anyelir






Bunga anyelir atau disebut juga bunga teluki, dikenal dalam bahasa Inggris sebagai carnation, mempunyai nama ilmiah Dianthus caryophyllus. Tanaman ini berasal dari kawasan Mediterania. Bunga anyelir memiliki warna yang terang dan berwarna-warni, sehingga sering digunakan sebagai hiasan. Ada dua jenis tanaman anyelir yaitu jenis satu bunga bagi setiap tangkai dan jenis ’spray’, banyak bunga bagi setiap tangkai.

Tanaman bunga anyelir dapat hidup selama 18-20 bulan. Tanaman ini dapat mencapai ketinggian sampai 2 meter, namun untuk dapat tumbuh tegak ia harus diikat dengan penyokong. Garis pusat batang tanaman bunga anyelir dapat mencapai 1 cm. dan biasanya membengkak pada buku/ruas.

Diskripsi:

Habitus : Terna, menahun, tinggi 30-100 cm,

Batang : Bulat, beruas-ruas, licin, permukaan berlilin, hijau kebiruan.

Daun : Tunggal, tersebar, duduk berkarang, tanpa tangkai daun,pangkal memeluk batang, bentuk lanset, ujung runcing, tepirata, panjang 5-10 cm, lebar 5-10 mm, pertulangan sejajar,permukaan licin, tebal, hijau.

Bunga : Majemuk, bentuk malai, terletak di ujung batang atau di ketiak daun, bunga sempuma, berkelamin ganda, dasar kelopak berlekatan membentuk tabung, ujung bergerigi, panjang 2-3 cm, benang sari dan putik tidak tampak, mahkota berlepasan, bentuk asimetris, panjang 3-5 cm, halus, warna merah muda, berbau harum

Buah : Bentuk elips, kecil, coklat.

Biji : Bentuk elips, kecil, lunak, putih

Akar : Serabut,berwarna putih kehitaman.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman hias di kebun-kebun atau pekarangan. Tumbuh baik di daerah pegunungan pada ketinggian 1.000 m sampai 1.800 m di atas permukaan laut. Menyukai tanah yang gembur dan subur dan dapat dipanen sepanjang tahun.

*Bagian yang digunakan:

Daun dan bunga dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan

*Kegunaan:

1.Obat diare
2.penenang
3.anti-radang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar