Sabtu, 27 Maret 2010

Bunga kamboja jepang

BUNGA kamboja jepang

Bunga makam atau bunga kamboja atau orang jawa biasa menyebutnya kembang sembujo. Adalah bunga yang hidup subur di areal pemakaman, bunga ini dulunya sangat tidak berharga. Para juru kunci biasanya hanya mengumpulkanya terus dibakar, namun saat ini bunga jenis ini yang dulunya tidak berguna menjadi sangat mahal harganya.

Bunga jenis ini sekarang banyak dicari orang, walaupun bukan sebagai hiasan. Namun bunga ini dicari karena harganya. Orang - orang biasanya menjualnya dalam keadaan kering, jadi setelah bunga jenis ini dikumpulkan dari makam, bunga jenis ini dijemur hingga benar - benar kering. Untuk menjualnya mereka tidak perlu repot, karena para pengepul akan datang sendiri kerumah - rumah yang memiliki bunga jenis ini, untuk dibeli.

Harga perkilonya sekitar Rp. 25.000,- bunga ini harus dalam keadaan kering benar. Biasanya pengepul akan menjualnya lagi ke pengepul yang lebih besar, dan bos yang membeli dari pengepul akan mengimportnya keluar negeri. Biasanya bunga jenis ini akan di import ke Jepang, disana bunga jenis ini biasanya digunakan untuk campuran teh, sabun, minyak wangi dll.


Cara hidup bunga ini sangat mudah tidak begitu merepotkan seperti halnya bunga kamboja jepang atua adenium, bunga jenis ini pun memilki masa berbunga yang sangat unik, tidak seperti bunga kamboja jepang atau adenium yang harus extra tlaten perawatanya.

Karena bunga jenis ini hanya akan berbunga pada musim kemarau saja. Jika pada musim hujan bunga ini tidak akan berbunga pada musim hujan, tapi hanya akan mengeluarkan daun yang sangat lebat pada musim hujan. Bunga jenis ini pun juga memiliki macam - macam jenis ada yang bunganya besar - besar, ada juga yang kecil - kecil. Bunga ini pun juga tidak kalah pada warnanya, ada yang berwarna putih, kuning, merah, ada juga yang berwarna campuran, misalnya kuning putih, merah putih, atupun juga merah putih.

Nah disamping adalah bunga yang berwarna merah, cukup indah bukan tidak kalah dengan bunga kamboja Jepang. Walaupun hanya tumbuh di makam bunga ini juga beragam. Bunga ini tidak dirawat atau dijadikan bonsai karena dimakam bunga ini dibiarkan tetap tumbuh besar dan tinggi. Karena bunga ini juga berfungsi sebagai peneduh pada saat ada orang yang berkunjung ke makam keluarganya. Mungkin bunga ini hanya ada dimakam negara kita saja yaitu negara Indonesia. Dinegara - negara lain tidak akan ada makam yang ditanami bunga ini.

EKSOTISNYA "BUNGA MAKAM"

Jangan lagi takut menanam kamboja kuburan, karena tanaman hias satu ini tak seseram namanya. Kini, tanaman eksotis ini banyak menghiasi halaman rumah-rumah berdesain modern dan minimalis.

Benar, pada awalnya bunga kamboja (plumeria alba) jadi bunga favorit yang banyak ditanam di kuburan. Karena itu tak heran jika banyak orang jadi enggan menanamnya di halaman rumah, karena kamboja jadi identik dengan kematian.

KLIK - Detail Untungnya, sejalan dengan perkembangan zaman, anggapan terhadap tanaman berbunga cantik ini mulai bergeser. Tanaman ini pun tak lagi dihubungkan dengan mistis. Sudah banyak orang yang tak segan lagi menanam kamboja sebagai penghias halaman. "Apalagi orang Jakarta, kan, menyukai rumah bertema Bali yang memang cocok dengan hiasan bunga kamboja," papar Gunawan Widjaja dari Wijaya The Art of The Garden. Apalagi bunganya wangi, struktur pohonnya bagus, akarnya tidak merusak bangunan, dan yang paling penting perawatannya mudah.

Jenis bunganya pun beragam, tak lagi hanya putih. Berkat persilangan warnanya makin bervariasi. Bahkan ada juga bunga kamboja yang memiliki tiga warna, yaitu putih, merah, pink, dalam satu bunga.

KLIK - Detail Untuk mendapatkan warna yang cantik diperlukan teknik persilangan serta perbanyakan dengan stek yang baik. "Tidak semua silangan dan stek menghasilkan tanaman yang lebih bagus dari tanaman induknya. Untuk melihat hasil persilangan dibutuhkan waktu kira-kira 1,5 tahun," imbuh Gunawan.

Dalam soal perawatan, kamboja memang termasuk tanaman bandel. Tidak disiram pun bisa hidup. Musim hujan menjadi kendalanya, karena biasanya di belakang daunnya tumbuh jamur berwarna kuning. Tapi masalah ini bisa diselesaikan dengan menyemprot fungisida.

KLIK - Detail GETAHNYA BERKHASIAT OBAT
1. Orang Jawa menyebut semboja, Bali dengan bunga jebun, Sunda dengan samoja atau kamoja. Orang Madura mengenalnya sebagai Campaka molja atau Bakul, bahkan ada juga yang menyebut lei flower.

2. Yang menjadi daya tarik kamboja adalah bunganya yang berbentuk terompet muncul pada ujung-ujung tangkai.

3. Karena haus cahaya, kamboja agak repot jika disimpan di dalam ruangan. Paling tidak selama 8 jam kamboja harus terkena sinar matahari.

KLIK - Detail 4. Getahnya sebagai obat sakit gigi atau luka, kulit batangnya untuk menumpas rasa sakit karena bengkak dan dan pecah-pecah pada telapak kaki.

5. Kamboja awalnya tumbuh di Amerika dan Afrika. Varietasnya bisa mencapai 50 jenis.

Bunga kamboja jepang

BUNGA kamboja jepang

Bunga makam atau bunga kamboja atau orang jawa biasa menyebutnya kembang sembujo. Adalah bunga yang hidup subur di areal pemakaman, bunga ini dulunya sangat tidak berharga. Para juru kunci biasanya hanya mengumpulkanya terus dibakar, namun saat ini bunga jenis ini yang dulunya tidak berguna menjadi sangat mahal harganya.

Bunga jenis ini sekarang banyak dicari orang, walaupun bukan sebagai hiasan. Namun bunga ini dicari karena harganya. Orang - orang biasanya menjualnya dalam keadaan kering, jadi setelah bunga jenis ini dikumpulkan dari makam, bunga jenis ini dijemur hingga benar - benar kering. Untuk menjualnya mereka tidak perlu repot, karena para pengepul akan datang sendiri kerumah - rumah yang memiliki bunga jenis ini, untuk dibeli.

Harga perkilonya sekitar Rp. 25.000,- bunga ini harus dalam keadaan kering benar. Biasanya pengepul akan menjualnya lagi ke pengepul yang lebih besar, dan bos yang membeli dari pengepul akan mengimportnya keluar negeri. Biasanya bunga jenis ini akan di import ke Jepang, disana bunga jenis ini biasanya digunakan untuk campuran teh, sabun, minyak wangi dll.


Cara hidup bunga ini sangat mudah tidak begitu merepotkan seperti halnya bunga kamboja jepang atua adenium, bunga jenis ini pun memilki masa berbunga yang sangat unik, tidak seperti bunga kamboja jepang atau adenium yang harus extra tlaten perawatanya.

Karena bunga jenis ini hanya akan berbunga pada musim kemarau saja. Jika pada musim hujan bunga ini tidak akan berbunga pada musim hujan, tapi hanya akan mengeluarkan daun yang sangat lebat pada musim hujan. Bunga jenis ini pun juga memiliki macam - macam jenis ada yang bunganya besar - besar, ada juga yang kecil - kecil. Bunga ini pun juga tidak kalah pada warnanya, ada yang berwarna putih, kuning, merah, ada juga yang berwarna campuran, misalnya kuning putih, merah putih, atupun juga merah putih.

Nah disamping adalah bunga yang berwarna merah, cukup indah bukan tidak kalah dengan bunga kamboja Jepang. Walaupun hanya tumbuh di makam bunga ini juga beragam. Bunga ini tidak dirawat atau dijadikan bonsai karena dimakam bunga ini dibiarkan tetap tumbuh besar dan tinggi. Karena bunga ini juga berfungsi sebagai peneduh pada saat ada orang yang berkunjung ke makam keluarganya. Mungkin bunga ini hanya ada dimakam negara kita saja yaitu negara Indonesia. Dinegara - negara lain tidak akan ada makam yang ditanami bunga ini.

EKSOTISNYA "BUNGA MAKAM"

Jangan lagi takut menanam kamboja kuburan, karena tanaman hias satu ini tak seseram namanya. Kini, tanaman eksotis ini banyak menghiasi halaman rumah-rumah berdesain modern dan minimalis.

Benar, pada awalnya bunga kamboja (plumeria alba) jadi bunga favorit yang banyak ditanam di kuburan. Karena itu tak heran jika banyak orang jadi enggan menanamnya di halaman rumah, karena kamboja jadi identik dengan kematian.

KLIK - Detail Untungnya, sejalan dengan perkembangan zaman, anggapan terhadap tanaman berbunga cantik ini mulai bergeser. Tanaman ini pun tak lagi dihubungkan dengan mistis. Sudah banyak orang yang tak segan lagi menanam kamboja sebagai penghias halaman. "Apalagi orang Jakarta, kan, menyukai rumah bertema Bali yang memang cocok dengan hiasan bunga kamboja," papar Gunawan Widjaja dari Wijaya The Art of The Garden. Apalagi bunganya wangi, struktur pohonnya bagus, akarnya tidak merusak bangunan, dan yang paling penting perawatannya mudah.

Jenis bunganya pun beragam, tak lagi hanya putih. Berkat persilangan warnanya makin bervariasi. Bahkan ada juga bunga kamboja yang memiliki tiga warna, yaitu putih, merah, pink, dalam satu bunga.

KLIK - Detail Untuk mendapatkan warna yang cantik diperlukan teknik persilangan serta perbanyakan dengan stek yang baik. "Tidak semua silangan dan stek menghasilkan tanaman yang lebih bagus dari tanaman induknya. Untuk melihat hasil persilangan dibutuhkan waktu kira-kira 1,5 tahun," imbuh Gunawan.

Dalam soal perawatan, kamboja memang termasuk tanaman bandel. Tidak disiram pun bisa hidup. Musim hujan menjadi kendalanya, karena biasanya di belakang daunnya tumbuh jamur berwarna kuning. Tapi masalah ini bisa diselesaikan dengan menyemprot fungisida.

KLIK - Detail GETAHNYA BERKHASIAT OBAT
1. Orang Jawa menyebut semboja, Bali dengan bunga jebun, Sunda dengan samoja atau kamoja. Orang Madura mengenalnya sebagai Campaka molja atau Bakul, bahkan ada juga yang menyebut lei flower.

2. Yang menjadi daya tarik kamboja adalah bunganya yang berbentuk terompet muncul pada ujung-ujung tangkai.

3. Karena haus cahaya, kamboja agak repot jika disimpan di dalam ruangan. Paling tidak selama 8 jam kamboja harus terkena sinar matahari.

KLIK - Detail 4. Getahnya sebagai obat sakit gigi atau luka, kulit batangnya untuk menumpas rasa sakit karena bengkak dan dan pecah-pecah pada telapak kaki.

5. Kamboja awalnya tumbuh di Amerika dan Afrika. Varietasnya bisa mencapai 50 jenis.

Bunga rosela merah








Umumnya masyarakat mengenal dengan nama Rosela, Rosella atau Roselle (Hisbiscus sabdariffa L.). Dari segi kesehatan, ternyata Rosela mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit. Menurut penelitian Ballitas Malang, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan buang air besar.

Kelopak bunga Rosela dapat diambil sebagai bahan minuman segar berupa sirup dan teh, selai dan minuman, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal, yaitu Rosela Merah. Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, Rosela juga mengandung protein dan kalsium.

Di Malaysia, Roselle juga disebut Asam paya, Asam kumbang atau Asam susur, merupakan tumbuhan yang mempunyai keluarga yang sama dengan bunga raya/sepatu (Hibiscus rosasinensis). Tumbuhan Roselle ada yang mengatakan berasal dari India tetapi ada juga pendapat yang mengatakan Roselle berasal dari Afrika Barat. Tumbuhan Roselle ini semula diperkenalkan di Malaysia sejak lebih dari tiga abat yang lampau. Di India Barat disebut dengan Jamaican Sorrel.

Pohon Roselle tumbuh dari biji/benih dengan ketinggian yang bisa mencapai 3 – 5 meter serta mengeluarkan bunga hampir sepanjang tahun. Bunga Roselle berwarna cerah, Kelopak bunga atau kaliksnya berwarna merah gelap dan lebih tebal jika dibandingkan dengan bunga raya/sepatu. Bagian bunga Roselle yang bisa diproses menjadi makanan ialah kelopak bunganya (kaliks) yang mempunyai rasa yang amat masam. Kelopak bunga ini bisa diproses menjadi pelbagai jenis makanan seperti minuman, jelly, saos, serbuk (teh ) atau manisan Roselle. Daun muda Roselle bisa juga dimakan sebagai ulam atau salad. Sementara itu di Afrika, biji Roselle dimakan karena dipercaya mengandung minyak tertentu. Di Sudan, Roselle diproses menjadi minuman tradisional yang dinamakan Karkadeh dan merupakan minuman kebangsaan orang Sudan.

Pohon Roselle adalah sejenis perdu yang mudah ditaman. Cara penanamannya dengan menggunakan biji yang kering kemudian disemai.

Nama Lain: Hibiscus Sabdariffa L., H. Sabdariffa varaltissima, Rozelle, Red Sorrel, Sour-sour, Lemon bush, Florida cranberry, Oseille rouge (Perancis), Quimbombo Chino (Sepanyol), Karkad� (Afrika Utara), Bisap (Senegal).

Tumbuhan herba ini ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, agen astringen. Tanaman ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, ketidakhadaman, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah (skurvi) dan mencegah penyakit hati. Bunga Roselle banyak digunakan untuk pembuatan jus, saos, sirup dan juga sebagai bahan pewarna pada makanan.

Ekstrak daripada kuncup bunganya ternyata mampu berfungsi sebagai antispasmodik (penahan kekejangan), antihelmintik dan antibakteria. Selain itu rosella ternyata mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol. Daun tumbuhan herba ini juga bisa digunakan untuk merawat luka, penyakit kulit dan gigitan serangga.

Di India, biji Roselle digunakan untuk mengobati penyakit kulit, kekurangan darah dan kelesuan.

Bagian yang digunakan : Bunga, daun dan biji

Bahan penting yang terkandung dalam kelompak bunga Roselle : Gossy peptin, anthocyanin dan glucoside hibiscin

Kelopak segar Dalam 100 g

Air 9.2 g

Protein 1.145 g

Lemak 2.61 g

Serat 12.0 g

Abu 6.90 g

Kalsium 1,263 mg

Fosforus 273.2 mg

Zat Besi 8.98 mg

Karotena 0.029 mg

Thiamine 0.117 mg

Riboflavin 0.277 mg

Niacin 3.765 mg

Asid Askorbik 6.7 mg

Dari penelitian terbukti bahwa kelopak bunga Roselle mempunyai efek anti-hipertensi, kram otot dan anti infeksi-bakteri. Dalam eksperimen ditemukan juga bahwa ekstrak kelopak bunga Roselle mengurangi efek alcohol pada tubuh kita, mencegah pembentukan batu ginjal, dan memperlambat pertumbuhan jamur/bakteri/parasit penyebab demam tinggi. Kelopak bunga Roselle juga diketahui membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat kekentalan darah. Ini terjadi karena asam organic, poly-sakarida dan flavonoid yang terkandung dalam ekstrak kelopak bunga Roselle sebagai Farmakologi. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah kelopak bunga Roselle mengandung vitamin C dalam kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit.

Manfaat kelopak bunga Roselle

� Dapat mengurangi kepekatan/kekentalan darah

� Membantu proses pencernaan

� Mencegah peradangan pada saluran kencing dan ginjal

� Penyaring racun pada tubuh

� Mencegah kekurangan Vitamin C

� Melancarkan peredaran darah

� Melancarkan buang air besar

� Menurunkan kadar penyerapan alkohol

� Penahan kekejangan

Penyakit yang dapat diobati :

� Kanker

� Tekanan Darah Tinggi ( Hipertensi )

� Batu Ginjal

� Batuk

� Lemah syahwat

� Lesu

� Demam

� Tekanan Perasaan

� Gusi berdarah

� Penyakit kulit

� Gigitan Serangga

� Luka

� Kurang darah

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari bunga rosella merah. Biasanya penyajian yang sering dilakukan adalah mengeringkan dan diseduh menjadi secangkir teh. Rasanya sendiri agak kecut-kecut.

Bunga rosella sendiri mengandung 260-280 mg vitamin C, vitamin D, B1 dan B2 pada setiap 100 gramnya. Teh rosella sendiri mengandung kalsium yang begitu tinggi sekitar 486 mg / 100 gr. Selain itu juga mengandung Magnesium, Omega 3 , Vitamin A, Iron, Potasium, Beta Caroteen & Asam Esensial. Melihat kandungannya saja sudah terlihat begitu besar manfaat yang akan didapat.

Dulu bintang sendiri agak males minum teh rosella. Lebih suka minum teh botol sosro :D .Tapi setelah sekeluarga banyak minum. Akhirnya Bintang mencari-cari informasi tentang khasiat dari rosella merah. Dan berikut informasi manfaat dari bunga ini :

* Manfaat pertama adalah Meningkatkan Stamina dan daya tahan tubuh
* Bunga rosella bersifat detoksifikasi (menetralkan racun)
* Menurunkan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat dan kolesterol tubuh
* Dengan meminum teh rosella dapat juga mengatasi batuk, sariawan dan sakit tenggorokan.
* Mampu mengurangi pusing migrane.
* Rosella merah bisa menghaluskan kulit serta mengurangi keriputan.
* Membuat langsing tubuh karena mampu menurunkan berat badan. Pasti sangat bermanfaat bagi anda para wanita. Dan cukup minum teh ini saja.
* Khusus untuk anak-anak karena bunga rosella mengandung OMEGA3, maka dapat memacu pertumbuhan DHA.
* Luar biasanya bunga rosella merah dapat juga membantu para pecandu. Misal perokok dapat mengurangi dampak negatif nikotin. Atau bermanfaat untuk mengurangi ketergantungan akan narkoba
* Dan masih banyak lagi manfaat lain yang bisa didapat dari teh merah ini.

Di negara Sudan bunga rosella menjadi minuman kebangsaan mereka. Dan banyak negara yang masyaraktnya sudah merasakan manfaat dari rosella merah baik itu dibuat menjadi teh ataupun minuman yang lain.

Bunga Rafflesia







Rafflesia arnoldii dan Bunga Bangkai (Amorphpophallus titanium) merupakan dua jenis tanaman yang berbeda. Meski oleh masyarakat terkadang kedua jenis tanaman ini dianggap sama bahkan saling tertukar. Saya sendiri sempat mendengar seorang guru Sekolah Dasar yang mengatakan di depan murid-muridnya bahwa bunga Bangkai adalah Rafflesia.

Memang Rafflesia dan Bunga Bangkai (Suweg Raksasa) sama-sama memiliki ukuran besar (raksasa) dan mengeluarkan bau yang busuk. Namun antara Raflesia dan Bungan Bangkai (Amorphpophallus titanium) memiliki perbedaan pada klasifikasi biologi, bentuk, warna, cara hidupnya, dan siklus hidupnya.

RAFFLESIA

rafflesia arnoldii

Rafflesia adalah genus tumbuhan bunga parasit. Ia ditemukan di hutan hujan Indonesia oleh seorang pemandu dari Indonesia yang bekerja untuk Dr. Joseph Arnold tahun 1818, dan dinamai berdasarkan nama Thomas Stamford Raffles, pemimpin ekspedisi itu. Ia terdiri atas kira-kira 27 spesies (termasuk empat yang belum sepenuhnya diketahui cirinya seperti yang dikenali oleh Meijer 1997), semua spesiesnya ditemukan di Asia Tenggara, di semenanjung Malaya, Kalimantan, Sumatra, dan Filipina. Tumbuhan ini tidak memiliki batang, daun ataupun akar yang sesungguhnya.

Rafflesia merupakan endoparasit pada tumbuhan merambat dari genus Tetrastigma (famili Vitaceae), menyebarkan haustoriumnya yang mirip akar di dalam jaringan tumbuhan merambat itu. Satu-satunya bagian tumbuhan Rafflesia yang dapat dilihat di luar tumbuhan inangnya adalah bunga bermahkota lima. Pada beberapa spesies, seperti Rafflesia arnoldii, diameter bunganya mungkin lebih dari 100 cm, dan beratnya hingga 10 kg. Bahkan spesies terkecil, Rafflesia manillana, bunganya berdiameter 20 cm. Rafflesia yang banyak dikenal masyarakat adalah jenis rafflesia arnoldii. Jenis ini hanya tumbuh di hutan sumatera bagian selatan, terutama Bengkulu.

Ciri utama yang membedakan rafflesia dengan bunga bangkai secara awam adalah bentuknya yang melebar (bukan tinggi) dan berwarna merah. Ketika mekar, bunga ini bisa mencapai diameter sekitar 1 meter dan tinggi 50 cm. Bunga rafflesia tidak memiliki akar, tangkai, maupun daun. Bunganya memiliki 5 mahkota. Di dasar bunga yang berbentuk gentong terdapat benang sari atau putik, tergantung jenis kelamin bunga. keberadaan putik dan benang sari yang tidak dalam satu rumah membuat presentase pembuahan yang dibantu oleh serangga lalat sangat kecil, karena belum tentu dua bunga berbeda kelamin tumbuh dalam waktu bersamaan di tempat yang berdekatan. Masa pertumbuhan bunga ini memakan waktu sampai 9 bulan, tetapi masa mekarnya hanya 5-7 hari. Setelah itu rafflesia akan layu dan mati.

Sampai saat ini Rafflesia tidak pernah berhasil dikembangbiakkan di luar habitat aslinya dan apabila akar atau pohon inangnya mati, Raflesia akan ikut mati. Oleh karena itu Raflesia membutuhkan habitat hutan primer untuk dapat bertahan hidup.

Sedikit informasi, selama 200-an tahun tumbuh-tumbuhan dari genus Rafflesiaceae sulit diklasifikasikan karena karakteristik tubuh yang tidak umum. Berdasarkan penelitian DNA oleh para ahli botani di Universitas Harvard baru-baru ini, rafflesia dimasukkan ke dalam family Euphorbiaceae, satu keluarga dengan pohon karet dan singkong. Tapi hal ini masih belum terpublikasi dengan baik.

Beberapa jenis Rafflesia (di Indonesia); Rafflesia arnoldii (endemik di Sumatra Barat, Bengkulu, dan Aceh), R. borneensis (Kalimantan), R. cilliata (Kalimantan Timur), R. horsfilldii (Jawa), R.patma (Nusa Kambangan dan Pangandaran), R. rochussenii (Jawa Barat), dan R. contleyi (Sumatra bagian timur).

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Malpighiales; Famili: Rafflesiaceae; Genus: Rafflesia;

Bunga lidah mertua









Khasiat Tanaman Lidah Mertua Untuk Antibiotik

Nama-nama lain dari tanaman Lidah Mertua :

Tanaman Lidah Mertua nama ilmiahnya adalah Sansevieria Trispasciata Prain, termasuk keluarga Liliaceae ( bawang-bawangan ). Didaerah-derah di Indonesia sering disebut dengan nama sebagai berikut : Ki-kolo, Letah Bayawak, Rajek Wesi, Nanas Belanda dan sebagainya.



Asal Tanaman :

Tanaman Lidah Mertua biasa dipakai sebagai tanaman hias atau tanaman pagar, dan mempunyai akar rimpang yang menjalar. Asalnya adalah dari Benua Afrika tropis, namun sekarang khususnya di Indonesia banyak ditemukan di dataran tanah 1 –1000 Meter diatas permukaan Laut. Lidah Mertua daunnya sering digunakan sebagai variasi pada karangan bunga.



Bentuk Daun :

Tanaman Lidah Mertua berdaun tunggal, dengan bentuknya yang kaku dan keras, permukaannya licin, tumbuh dan berkumpul sebagai roset akar maksudnya yaitu 2-6 helai daun tumbuh berkumpul dipangkal akar. Bentuk daunnya panjang menyempit dengan ujungnya yang runcing, pangkalnya menyempit dan berbentuk talang, warnanya hijau dengan panjang antara 30 – 120 cm, sedangkan lebarnya sekitar 2,5 – 8 cm. Pada kedua permukaan daun terdapat garis-garis bergelombang berwarna hijau tua yang letaknya melintang, dengan tepi daun berwarna hijau tua. Serat daunnya dapat digunakan untuk membuat tali.



Bunga, buah dan cara perbanyakkan tanaman Lidah Mertua :

Bunga Lidah Mertua berbentuk bunga majemuk, menempel dalam tandan yang panjangnya sekitar 30-80 cm, warnanya hijau muda, baunya harum, dan baru mekar menjelang malam. Buahnya adalah buah buni, sedangkan untuk perbanyakkan tanaman dapat dilakukan dengan memisahkan anak tanaman yang tumbuh didekat induk atau dengan stek daun. Tanaman sejenis yang lain yaitu Sansevieria Laurentii ( NE.Br.) De Wild, dimana tepi daunnya berwarna kuning keemasan. Tanaman Lidah Mertua jenis ini banyak menarik para penggemar tanaman hias, karena warna daunnya yang indah dan harganya juga dipara pedagang tanaman hias sedikit lebih mahal dibandingkan dengan jenis Sansevieria Trispaciata Prain.



Khasiat Lidah Mertua sebagai tanaman obat :

Bagian yang berkhasiat adalah bagian daunnya. Sifatnya sejuk, rasanya masam, berkhasiat sebagai antibiotik, Tanaman yang banyak mengandung kandungan kimia Abamagenin ini banyak digunakan untuk pengobatan influenza, batuk, dan radang saluran pernapasan. Sedangkan sebagai obat luar banyak digunakan untuk pengobatan penyakit keseleo, luka terpukul, gigitan ular berbisa, borok, bisul, atau sebanyak penyubur rambut. Cara pemakaiannya adalah : untuk minum 15 – 30 gram digodok dalam satu liter air lalu setelah menjadi setengahnya didinginkan dan diminum pada pagi, siang dan sore hari. Untuk pemakaian luar daunnya setelah dicuci bersih kemudian digiling atau ditumbuk halus dan kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.



Demikian khasiat tanaman Lidah Mertua ini, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh para pembaca sebagai salah satu solusi untuk pengobatan penyakit anda sekeluarga. Amin. Pemiwan.

Bunga lidah buaya








Lidah buaya umumnya ditanam dipekarangan sebagai tanaman hias atau tanaman obat. Kadang dapat ditemukan tumbuh liar di tempat yang berudara panas.
Lidah buaya mempunyai sekitar 300 spesies. Tanaman perennial, daun berumpun, dan dapat tumbuh mencapai 1m.
Tanaman Aloe Vera berbatang pendek. Batangnya tidak kelihatan karena tertutup oleh daun-daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. Melalui batang ini akan muncul tunas-tunas yang selanjutnya menjadikan anakan. Aloe Vera yang bertangkai panjang juga muncul dari batang melalui celah-celah atau ketiak daun. Batang Aloe Vera juga dapat disetek untuk perbanyakan tanaman. Peremajaan tanaman ini dilakukan dengan memangkas habis daun dan batangnya, kemudian dari sisa tunggul batang ini akan muncul tunas-tunas baru atau anakan.
lidah buaya 4249lidah buaya 2610lidah buaya 2609
Daun tanaman Aloe Vera berbentuk pita dengan helaian yang memanjang. Daunnya berdaging tebal, tidak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifat sukulen (banyak mengandung air) dan banyak mengandung getah atau lendir (gel) sebagai bahan baku obat. Tanaman lidah buaya tahan terhadap kekeringan karena di dalam daun banyak tersimpan cadangan air yang dapat dimanfaatkan pada waktu kekurangan air. Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing, permukaan daun dilapisi lilin, dengan duri lemas dipinggirnya. Panjang daun dapat mencapai 50 - 75 cm, dengan berat 0,5 kg - 1 kg, daun melingkar rapat di sekeliling batang bersaf-saf.

Bunga lidah buaya berwarna kuning atau kemerahan berupa pipa yang mengumpul, keluar dari ketiak daun. Bunga berukuran kecil, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan, dan panjangnya bisa mencapai 1 meter. Bunga lidah buaya biasanya muncul bila ditanam di pegunungan.
Akar tanaman Aloe Vera berupa akar serabut yang pendek dan berada di permukaan tanah. Panjang akar berkisar antara 50 - 100 cm. Untuk pertumbuhannya tanaman menghendaki tanah yang subur dan gembur di bagian atasnya.

Perawatan:
Budidaya: perbanyak dengan pemisahan anakan.

LIDAH BUAYA SEBAGAI TANAMAN OBAT

Kandungan Kimia
Daun lidah buaya mengandung aloin, aloin-emodin, rhein, aloinoside A, B, barbaloin, isobarbaloin, homonataloin, aloesin, bradykininase, dan aloctin A. Aloe-emodin dan rhein adalah polifenol golongan anthraquinone yang mempunyai khasiat laksatif (purgatif; pencahar atau obat cuci perut). Kandungan polosakaridanya mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi reaksi peradangan.

Sifat dan Khasiat
Rasa pahit, sifat dingin, masuk meridian jantung, hati, dan pankreas. Berkhasiat menghilangkan panas hati, merelaksasi usus besar agar buang air besar (laksatif), anti radang, peluruh haid (emenagogum; membersihkan haid), dan parasitiside.

Bagian yang digunakan
Gel dari daun. Bunga lidah buaya dan akarnya juga berkhasiat obat. Pemakaian segar.



Resep Herbal Lidah Buaya

Penyubur rambut: Ambil daun lidah buaya segar secukupnya lalu dibelah. Ambil bagian dalam yang rupanya seperti agar-agar, digosokkan ke kulit kepala sesudah mandi sore. Bungkus rambut dengan kain. Cuci rambut keesokan harinya. Pakai setiap hari selama 3 bulan untuk mencapai hasil yang memuaskan.

Luka terbakar dan tersiram air panas (yang ringan): Ambil daun lidah buaya dan dicuci bersih. Ambil bagian dalamnya, lalu tempelkan pada bagian tubuh yang terkena api/air panas.

Bisul: Daun dilumatkan ditambah sedikit garam, tempelkan pada bisulnya.

Kencing manis (DM): Ambil 1 daun lidah buaya dan dicuci bersih. Kupas kulit luar dan bagian berdurinya dan potong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai menjadi airnya tersisa 1,5 gelas. Saring, minum sehabis makan 3 kali 1/2 gelas sehari.

Batuk rejan: Kupas kulit luar daun lidah buaya berukuran sekitar 15 - 18 cm, bunag durinya. Potong-potong, cuci lendirnya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa separuhnya, kemudian ditambah gula. Minum 3 kali 1/2 gelas sehari.

Batuk (yang membandel) : 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2x sehari. Ulangi selama 10 hari.

Syphilis: Bunga lidah buaya ditambah daging: Direbus, minum.

Cacingan, susah buang air kecil:
# 15 - 30 gram akar kering lidah buaya direbus, minum.
# Akar lidah buaya dicuci dan dijemur sampai kering. Rebus
dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum
sekaligus.

Luka terpukul, luka dalam (muntah darah): 10 - 15 gram bunga kering lidah buaya direbus, minum. Untuk pemakaian luar, tim bunga lidah buaya dengan arak putih, borehkan pada bagian yang terpukul.

Kencing darah: Kupas kulit luar 15 gram daun lidah buaya segar, buang durinya. Lumatkan, peras. Tambahkan 30 gram gula dan air beras secukupnya. Aduk, minum.

Wasir: Kupas kulit luar 1/2 lembar daun lidah buaya, buang duri-durinya. Potong-potong, cuci bersih lendirnya lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air matang dan 2 sendok makan madu. Aduk, saring. Minum sehari 3 kali.

Sembelit: 1/2 batang daun lidah buaya dicuci dan dibuang kulit dan durinya. Isinya dicincang, lalu diseduh dengan 1/2 cangkir air panas dan tambahkan 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan, sehari 2 kali.

Radang tenggorokan : 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Beri madu murni dan minum 3x sehari.

Menurunkan kolesterol : 30 g daging lidah buaya, 1 buah apel dikupas/buang biji, blender.
Penurun kadar gula darah
Cara Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak 1/2 gelas, 2 sampai 3 kali sehari.

*****

Catatan:
* Aloe latex (aloin) adalah gel yang berwarna kuning kecoklatan, terdapat pada sisi dalam daun jika kulitnya dikupas dan diproduksi sebagai pencahar komersial. Jika digunakan menyebabkan diare dan keram usus. Ibu hamil dilarang menggunakan aloe latex karena merangsang kontraksi rahim (uterus). Demikian juga ibu menyusui karena menyebabkan rasa sakit akibat keram lambung pada bayinya.
* Aloe latex jangan digunakan oleh penderita irritable bowel syndrome, penyakit ginjal, dan penderita wasir. Jika penderita wasir ingin mengkonsumsi lidah buaya, gunakan setelah kulit dikupas dan lendir dicuci.
* Sekarang banyak dijual minuman mengandung lidah buaya dan digunakan untuk irritable bowel syndrome, tukak lambung, dan gangguan pencernaan. Juga digunakan untuk detoksifikasi umum.
* Daging daun lidah buaya yang dikupas, segera menjadi kecoklatan dan mencair kalau kena udara. Jadi, pengobatan luka terbuka perlu dilakukan secepatnya!

Bunga cyclamen









Cyclamen Tanaman ini sangat populer pada Natal dan Tahun Baru. Ada bentuk dibudidayakan cyclamen, ditanam di pot, layak menggantikan kerabat liar mereka. Dan dia akan hidup lebih lama, lebih lama lagi! Anda dapat, baik rascvjetane, taruh di piring keramik dekoratif, menghiasi rumah Anda tidak membawa mereka hidup-hidup, dan menciptakan ilusi musim semi. Nikmati bunga kecil ilusi!

Cyclamen persicum, ruangan cyclamen, penjual topi
Keluarga: Primulaceae, jaglaci
Asal: wilayah Mediterania, Asia Kecil, pulau-pulau Rhodes dan Siprus.

Kamar cyclamen adalah yang paling indah dan pot bunga favorit tanaman yang mekar di musim dingin. Musim dingin yang panjang kenikmatan pandangan luas kisaran bunga warna-warna: putih, cahaya untuk tamnoružičaste, oranye atau merah. Pemeliharaan bunga dibesarkan dalam varietas yang berbeda dan kualitas, yang berbeda terutama dalam ukuran, bentuk dan warna bunga. Spesies asli yang kecil, halus, menyenangkan aroma bunga merah muda.

Tentang tanaman
Cyclamen adalah abadi dengan bertangkai bawah tanah berbentuk umbi. Di alam, tumbuh di habitat teduh dan sejuk. Ketika membeli tumbuh tanaman, harus dicatat bahwa daun yang kokoh dan sehat, ada banyak bunga dan kuncup dan bola lampu kecil yang menempel di luar negeri tidak memiliki tanda-tanda pembusukan. It mekar dari musim gugur ke musim semi. Tetapi sering terjadi bahwa kondisi indoor (ruang panas dan udara kering), kecantikan kita tampaknya hancur. Apa kita salah? Rahasia sukses dalam beradaptasi dengan kondisi tanaman di rumah kami yang seharusnya sebagai sifatnya serupa.

Untuk budidaya
Suhu: Pembungaan berlangsung selama beberapa bulan jika pabrik negrijanoj terus ruangan dengan suhu sekitar 15 ° C atau antara jendela ikat pinggang. Jika tanaman ruangan grijanoj harus berada jauh dari sumber panas dan sebagai dekat dengan jendela.

Light: cyclamen nikmat cahaya, tetapi tidak benar-benar matahari. Terbaik menyimpannya pada sisi timur atau utara.

Pengairan: Negara harus menjadi lembab, tetapi dengan tanaman pot tidak boleh berdiri dalam air. Pengairan harus berhati-hati dengan bagian bawah atau tepi luar dari bola lampu tidak pelembab, sebaiknya air lunak (air hujan). Sementara tanaman tumbuh dan mekar, disiram dua kali seminggu. Di ruangan yang hangat menyiram terutama berlimpah. Sementara pada saat beristirahat di tempat yang dingin, hanya sekali seminggu. Ketika daun-daun baru mulai muncul, harus disirami lebih sering lagi dan tetap di tempat yang dingin dan udara.

Feed: Dalam era pertumbuhan dan berbunga, air ditambahkan ke pupuk mineral saat ini setiap 14 hari.

Kelembaban: cyclamen di rumah harus berada di udara lembab, tetapi tidak boleh disemprotkan. Hal ini cukup untuk meletakkan pot dengan piring dengan air di bebatuan. Dasar panci tidak boleh di dalam air.

Pembersihan: debu debu lembaran lembut, kuas kering. Tidak menggunakan air atau daun sjajilom. Layu batang daun bunga dan tidak boleh dipotong, tapi mereka hanya berbalik dan memutuskan dengan mudah.

Pemeliharaan: Ketika ocvate cyclamen, diikuti oleh periode tenang. Meskipun tanaman lebih menarik, tidak boleh dibuang. Pecinta sejati perawatan yang tepat akan mencoba untuk menjaga cyclamen dan lagi untuk menikmati bunga. Setelah berbunga pot dengan sisa daun dan menjaga gomoljem ruangan dan hati-hati neloženoj menyiram, tetapi tidak prihranjivati. Pada pertengahan Mei tanaman yang baik untuk mengenakan balkon atau di tempat teduh di luar rumah. Sana selama musim panas untuk membuat lembaran baru. Pada bulan Agustus, bola lampu dapat transplantasi untuk negara baru. Nadohranjivati dan kadang-kadang menyemprot selama cuaca hangat. Sebelum embun beku, cyclamen neloženu diletakkan di tempat untuk menyalakan ruangan. Lanjutkan prihranjivati. Munculnya bunga adalah tanda bahwa itu adalah benar dipertahankan.

Reproduksi: Dari biji atau dengan membagi umbi tanaman yang lebih tua. Bibit ditanam di tanah di klijalištu terbaik di bulan Februari. Tinggalkan di tempat yang hangat pada suhu 18-20 ° C.

Transplantasi: cyclamen Presađuju muda yang tumbuh dari biji atau umbi tanaman tua dibelah dua. Tanaman tua ketika mereka presađuju akar mulai keluar dari pot, daun-daun dan mekar mati, dan daun-daun baru mulai muncul. Tidak perlu atau gomolje bibit muda dimasukkan ke dalam pot besar bunga cyclamen lebih baik di kecil. Untuk tanaman muda harus mengambil lebih banyak panci, dan panci tua ukuran yang sama. Jauhkan mereka didinginkan pada suhu 13-16 ° C.

Seumur hidup: Dalam kondisi yang baik beberapa tahun terakhir. Lalu bunga cyclamen besar, tetapi bunga dan daun menjadi lebih kecil.

TANAMAN gagal. WHAT IS kesengsaraan
Baru daun kecil, dan tanaman tidak mekar: cyclamen perlu prihraniti.

Daun mengerut dan menjadi santai: ruangan yang terlalu tinggi dan kering suhu udara. Cyclamen harus dipindahkan ke tempat yang lebih dingin.

Daun kuning dan jatuh ke samping: ruangan terlalu hangat dan gelap. Plant pindah ke ringan, dingin dan tempat zračnije. Asap rokok dan gas juga dapat menyebabkan žućenje lembar.

Daunnya menyengat: cyclamen terkena sinar matahari yang kuat. Ketika menuang air disebabkan oleh daun. Keluarkan tanaman dari sinar matahari langsung. Berhati-hatilah ketika menyiram, penyiraman dari bawah.

Daunnya terdistorsi dan lengket karena serangga hijau: hama ušenjaci hijau. Spray insektisida.

Bunga herbras


Herbras (Gerbera L.) adalah tanaman hias yang termasuk dalam keluarga Asteraceae. Herbras merupakan tanaman semak yang hidup bertahun-tahun (perenial), daunnya berbentuk memanjang, berwarna hijau dengan pinggiran daun bergerigi besar.

Gerbera diambil dari nama Traugott Gerber seorang dokter Jerman yang merupakan teman Carolus Linnaeus. Nama spesies Gerbera jamesonii (Barberton daisy) diambil dari nama kolektor tanaman bernama Robert Jameson yang menemukan tanaman ini di provinsi Transvaal, Afrika Selatan.

Herbras terdiri dari sekitar 2.000 kultivar dengan bunga yang mempunyai bentuk beraneka ragam dan ukuran diameter antara 5-12 cm. Bunga Herbras memiliki bongkol (capitulum) besar yang merupakan pokok dari 2 lapis rangkaian daun mahkota (disebut ray floret) berbentuk panjang yang berwarna-warni menarik: oranye, kuning, merah jambu, merah, putih, pink salmon, dan ungu. Bagian bongkol juga terdiri dari susunan ratusan bunga kecil-kecil (trans floret dan disc floret) sehingga terlihat menyerupai satu bunga yang utuh. Pada bagian tengah bongkol kadang-kadang berwarna gelap. Pada bunga yang sama juga sering dijumpai perbedaan warna pada daun mahkota.

Di alam bebas terdapat lebih dari 40 spesies Herbras yang tersebar mulai dari Amerika Selatan, Afrika, Madagaskar sampai daerah tropis Asia. Artikel ilmiah mengenai tanaman Herbras pertama kali ditulis oleh J.D. Hooker di tahun 1889 dalam jurnal Curtis Botanical Magazine yang menyebut spesies Gerbera jamesonii asal Afrika Selatan sebagai Transvaal Daisy atau Barberton Daisy.
Bunga Herbras merah dengan bongkol berwarna kuning

Herbras mulai dibudidayakan pada akhir abad ke-19 di Inggris oleh Richard Lynch seorang kurator di Kebun Raya Cambridge, Inggris. Persilangan dua spesies yang berasal Afrika Selatan Gerbera jamesonii dan Gerbera viridifolia menghasilkan Gerbera hybrida. Sebagian besar kultivar Herbras yang diperdagangkan sekarang ini merupakan hasil persilangan dari keturunan dua spesies Gerbera jamesonii dan Gerbera viridifolia..
[sunting] Manfaat

Herbras merupakan tanaman hias yang banyak ditanam di taman atau di pot. Bunga Herbras merupakan komoditas bunga potong yang paling banyak diperdagangkan di dunia bersama-sama dengan Mawar, Anyelir, Seruni, dan Tulip.

Herbras sering digunakan sebagai bahan pelajaran Biologi tentang pembentukan bunga.

Herbras mengandung sejenis turunan senyawa kimia coumarin alami.

Species

* Gerbera aberdarica
* Gerbera abyssinica
* Gerbera ambigua
* Gerbera anandria : Ghostly Daisy
o Gerbera anandria var. anandria
o Gerbera anandria var. densiloba
o Gerbera anandria var. integripetala
o Gerberia anadria var. bonatiana
* Gerbera aspleniifolia
* Gerbera aurantiaca : Hilton Daisy
* Gerbera bojeri
* Gerbera bonatiana
* Gerbera bracteata
* Gerbera brevipes
* Gerbera burchellii
* Gerbera burmanni
* Gerbera candollei
* Gerbera cavaleriei
* Gerbera chilensis
* Gerbera cineraria
* Gerbera connata
* Gerbera conrathii
* Gerbera cordata
* Gerbera coronopifolia
* Gerbera curvisquama
* Gerbera delavayi
* Gerbera discolor
* Gerbera diversifolia
* Gerbera elegans
* Gerbera elliptica
* Gerbera emirnensis
* Gerbera ferruginea
* Gerbera flava
* Gerbera galpinii
* Gerbera glandulosa
* Gerbera henryi
* Gerbera hieracioides
* Gerbera hirsuta
* Gerbera hypochaeridoides
* Gerbera integralis
* Gerbera integripetala
* Gerbera jamesonii : Barberton Daisy, Gerbera Daisy, Transvaal Daisy
* Gerbera knorringiana
* Gerbera kokanica
* Gerbera kraussii
* Gerbera kunzeana
* Gerbera lacei
* Gerbera lagascae
* Gerbera lanuginosa
* Gerbera lasiopus
* Gerbera latiligulata
* Gerbera leandrii
* Gerbera leiocarpa
* Gerbera leucothrix
* Gerbera lijiangensis
* Gerbera lynchii
* Gerbera macrocephala
* Gerbera nepalensis
* Gerbera nervosa
* Gerbera nivea
* Gerbera parva
* Gerbera peregrina
* Gerbera perrieri
* Gerbera petasitifolia
* Gerbera piloselloides
* Gerbera plantaginea
* Gerbera plicata
* Gerbera podophylla
* Gerbera pterodonta
* Gerbera pulvinata
* Gerbera pumila
* Gerbera randii
* Gerbera raphanifolia
* Gerbera ruficoma
* Gerbera saxatilis
* Gerbera semifloscularis
* Gerbera serotina
* Gerbera speciosa
* Gerbera tanantii
* Gerbera tomentosa
* Gerbera tuberosa
* Gerbera uncinata
* Gerbera viridifolia
* Gerbera welwitschii
* Gerbera wrightii

Bunga herbras

Bunga ylang-ylang









Kenanga dan ylang-ylang dapat diperbanyak secara generatif. Perbanyakan secara vegetatif masih sulit dilakukan, baik dengan cangkokan, okulasi maupun kultur jaringan. Benih kenanga tidak dapat disimpan dalam suasana kering.

Pendahuluan

Dalam perdagangan dikenal dua macam minyak atsiri yang berasal dari kenanga (Cananga odorata) yaitu minyak kenanga (C. odorata forma macrophylla) dan minyak ylang-ylang (dari bunga C. odorata forma genuina). Minyak kenanga merupakan salah satu komoditas ekspor yang telah lama dikenal di pasaran dunia. Ekspor minyak kenanga dari Indonesia mencapai voleme 50 ton tiap tahun dan merupakan pemasok minyak kenanga terbesar di dunia. Minyak ylang-ylang mutunya lebih baik dari minyak kenanga. Prospek pemasaran ylang-ylang diperkirakan cukup baik. Hal ini didasarkan, sampai sekarang indonesia masih mampu mengekspor minyak kenanga yang harganya 1/3 – 1/4 harga minyak ylang-ylang.

Tanaman ylang-ylang belum berkembang di Indonesia, sehingga masalah teknis pengembangannya masih belum banyak diketahui. Namun demikian tanaman ini tidak banyak berbeda dengan kenanga baik dalam teknik budidaya maupun dalam pengolahannya. Sehingga masalah yang dihadapi dalam pengembangannya tidak berbeda dengan kenanga.

Botani Tanaman Ylang-ylang

Perbedaan morfologi antara tanaman kenanga dengan ylang-ylang dapat dilihat antara lain dari habitus, bentuk daun dan warna ranting muda serta tangkai dan tulang daun. Ylang-ylang habitusnya ramping dan batangnya relatif kecil, cabang-cabang agak jarang sehingga nampak daunnya kurang rimbun. Sebaliknya kenanga pada umumnya habitusnya gemuk batangnya besar (kokoh), cabang agak rapat sehingga daunnya nampak rimbun.

Bentuk daun kenanga hampir sama dengan ylang-ylang yaitu lonjong. Perbedaan terletak pada perbandingan panjang dan lebar daun. Daun kenanga perbandingan panjang dengan lebar daun lebih kecil dari pada daun ylang-ylang sehingga nampak daun kenanga lebih lebar dari daun ylang-ylang. Disamping itu urat daun kenanga lebih kecil sehingga nampak lebih lemas, permukaannya datar(rata) dan warnanya hijau muda. Sebaliknya daun ylang-ylang nampak lebih sempit, urat daun lebih besar sehingga daun nampak lebih kaku, permukaan keriput dan warnanya hijau tua.

Bunga tersusun pada suatu tandan, tiap tandan berisi 2-20 kuntum. Sepal tiga buah, petal enam buah dengan panjang 4-8 cm, sempit dan ujungnya melengkung ke belakang. Tangkai bunga panjangnya 3-5 cm. Bunga yang baru mekar berwarna hiaju, berbulu tebal sehingga nampak putih kehijau-hijauan. Setelah dewasa bunga berwarna kuning kemudian kuning tua. Pada stadia tersebut kandungan dan mutu minyaknya mencapai maksimum.

Buah merupakan polong, bentuknya lonjong dengan panjang sekitar 4 cm dan berdaging lunak. Setiap buah mengandung 8-12 biji yang bentuknya pipih, permukaan kulit buah tidak rata, setelah mask warnanya coklat mengkilap.

Ekologi dan Penyebarannya

C. odorata (famili Anonaceae) diduga berasal dari Maluku dan Filipina. Genus Canangium dapat tumbuh sampai 1200 m di atas permukaan laut. Namun untuk ylang-ylang dan kenanga penyebarannya terutama di dataran rendah yang lembab dan panas serta mengalami periode kering tertentu.

Tanah yang baik untuk pengembangan kenanga dan ylang-ylang adalah tanah yang aerasinya baik dan solumnya dalam, tanpa lapisan batu atau padas. Hal ini penting karena tanaman tersebut memiliki perakaran yang dalam. Di Nossi Be (dekat Madagaskar), produksi dan mutu minyak ylang-ylang yang terbaik diperoleh dari tanaman yang diusahakan pada tanah liat berpasir atau tanah vulkanik yang aerasinya baik.

teknik budidaya

Kenanga dan ylang-ylang dapat diperbanyak secara generatif. Perbanyakan secara vegetatif masih sulit dilakukan, baik dengan cangkokan, okulasi maupun kultur jaringan. Benih kenanga tidak dapat disimpan dalam suasana kering. Pada kadar air 4-5% benih hanya dapat disimpan 3-4 hari. Pada kadar air diatas 50% dapat disimpan selama 1-2 minggu. Dengan sifat yang demikian, benih kenanga dan ylang-ylang dikategorikan ke dalam benih rekalsitran.

Benih kenanga dan ylang-ylang mudah tumbuh pada kisaran suhu 20-30 C, dengan terobosan sinar diatas 10%. Benih ylang-ylang lebih banyak memerlukan sinar daripada benih kenanga untuk perkecambahannya. Pada kondisi lingkungan yang optimal, benih kenanga dan ylang-ylang dapat tumbuh setelah 3-4 minggu setelah penyemaian.

Bunga sri rejeki







sri rejeki yaitu tanaman hias dengan nama ilmiah Aglaonema sp. Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara, termasuk beberapa varietasnya berasal dari Indonesia. Aglaonema berasal dari bahasa Yunani yaitu Aglos atau sinar dan nema atau benang. jadi aglaonema merupakan benang yang bersinar
Sri rejeki merupakan tanaman hias yang relatif mudah dirawat. Pupuk yang sebaiknya diberikan untuk tanaman Aglaonema adalah pupuk kandang, pupuk humus, kompos, unsur hara mikro, pupuk anorganik, dan pupuk hormon. 2 jenis pupuk yang disebutkan terakhir umumnya merupakan pupuk lambat urai. Sebaiknya Anda memberikan jenis pupuk tersebut setiap 1 x dalam 3 atau 6 bulan. Sementara untuk unsur hara mikro, sebaiknya disemprotkan sebanyak 1 x setiap bulan.

merawat_tanaman_aglaonemaUntuk kesuburan akar, jika Anda ingin, boleh diberikan vitamin B1 sebanyak 1 x seminggu. Pemberian pupuk perdana dilakukan pada usia pertumbuhan bibit 2 bulan. Selama musim kering, siramlah sri rejeki secara teratur dan berilah pupuk secara rutin setiap minggu. Sedangkan pada musim penghujan, kurangilah frekuensi penyiraman hingga 2 atau 3 minggu sekali. Gantilah media tanam Aglaonema minimal 1 x dalam setahun. Ketika mengeluarkan Aglaonema dari pot untuk diganti medianya, peganglah batang Aglaonema pada bagian pangkalnya dengan mantap lalu miringkan pot agar Aglaonema tercabut dari medianya.

Bersihkan akar dan bonggol Aglaonema dari sisa media yang menempel dengan cara merendamnya dalam air selama maksimal 30 menit. Cara penggantian media yang baik adalah dengan menyiapkan pot yang dilapisi styrofoam atau pecahan genting atau bata merah di dasarnya. Kemudian, masukan media baru hingga satu per tiga tinggi pot. Letakan sri rejeki pada media baru, tepat di tengah-tengah pot lalu timbun dengan media hingga pot terisi penuh. Untuk memadatkan media dalam pot, pukul-pukullah sisi pot sehingga media turun dengan sendirinya.

Hindari menekan-nekan permukaan media dengan tangan karena hal ini dapat merusak akar Aglaonema. Setelah cukup padat, berilah pupuk lambat urai dan siram hingga cukup kuyup. Aglaonema merupakan tanaman yang cukup tahan terhadap hama, jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir tanaman hias kesayangan terkena infeksi jamur. Aglaonema hanya butuh waktu 4-5 bulan untuk tumbuh besar dan optimal. Pada usia tersebut, Anda sudah dapat dengan segera memperbanyak sri rejeki Anda.

bunga lilin








Bunga lilin merupakan tanaman hias yang juga dapat dijadikan sebagai tanaman obat. Tanaman semak menahun ini dapat tumbuh sampai 1 m dan menyukai tanah yang gembur dan subur di bawah sinar matahari. Tumbuh baik pada ketinggian 10-1500 meter diatas permukaan laut.
bunga lilin 3444bunga lilin 3445
Batangnya bulat, beruas-ruas, kasar, dan berwarna hijau kecoklatan.
Daunnya tunggal, bersilangan berhadapan, tidak bertangkai. Helaian daun berbentuk lanset, ujung dan pangkalnya meruncing. Daun berwarna hijau dengan permukaan daun kasar, panjang daun 5-15 cm dan pertulangan menyirip.
bunga lilin 3453bunga lilin 3454
Tanaman bunga lilin ini berbunga pada musim panas dengan bunga majemuk yang keluar di ujung batang atau cabang. Bentuk bunga bulir dengan seludang bunga berbentuk oval dan ujung meruncing. Bunga tersusun seperti bongkol, dengan ukuran bervariasi dan berwarna kuning. Kelopak bunga berlepasan, bentuk jarum, panjang 1-1,5 cm, dan berwarna kuning. Benang sari 2 dengan kepala sari berbentuk panah dan berwarna hijau. Mahkota bunga berbentuk paruh, ujung bercangap 2, asimetris, panjang 3-8 cm, halus, dan berwarna putih.
Buahnya kotak, bulat telur, kasar, dengan panjang 3-8 mm, dan berwarna hijau. Bijinya bulat, jumlah banyak, keras, dan berwarna hitam.
Akarnya serabut, coklat kehijauan.

bunga lilin 4586bunga lilin 4577

KANDUNGAN KIMIA
Seluruh bagian tanaman bunga lilin mengandung alkaloid, saponin,dan polifenol.
Baik daun, bunga, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan dapat digunakan sebagai obat.

bunga lilin 4581bunga lilin 4576

RESEP HERBAL BUNGA LILIN
Obat diare: Cuci bersih 60 gram daun bunga lilin. Rebus dengan 1 gelas air (400 ml) sampai mendidih selama 15 menit. Saring dan setelah dingin minum sekaligus, 2-3 kali sehari.

Obat cacing: Cuci 30 gram akar bunga lilin. Rebus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 5 menit, kemudian saring dan setelah dingin diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Bunga kenikir


Kenikir atau ulam raja merupakan terna tropika yang berasal dari Amerika Latin, tetapi tumbuh liar dan mudah didapati di Florida, Amerika Serikat, serta di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Kenikir adalah anggota dari Asteraceae. Manakala tumbuhan bunga yang berwarna kuning jarang digunakannya sebagai ulam, yang berwarna ungu merupakan sayuran ulam yang sangat populer dimakan mentah bersama nasi atau dicacah dengan budu, sambal terasi, tempoyak, serta cincalok.

Berdasarkan kajian tempatan, kenikir mengandung 3 persen protein, 0,4 persen lemak dan karbohidrat serta kaya dengan kalsium dan vitamin A.
[sunting] Khasiat

Ulamnya yang digelarkan "ulam raja" telah digunakan secara tradisi untuk memperbaiki peredaran darah dan mencuci darah, serta untuk menguatkan tulang. Ulamnya mempunyai keupayaan antioksida (AEAC) yang amat tinggi, iaitu setiap 100 gram ulam yang segar mempunyai keupayaan antioksida yang sama dengan 2,400 miligram L-asid askorbik. Melebihi dua puluh jenis bahan antioksida telah dikenal pasti dalam ulam raja. Bahan-bahan antioksida yang utama disebabkan oleh kehadiran bilangan proantosianidin yang wujud sebagai dimer, melalui heksamer, kuersetin glikosida, asid klorogenik, asid neoklorogenik, asid kripto-klorogenik, serta penangkap (+)-. Keupayaan ulam raja untuk mengurangkan tekanan oksidatif mungkin sebagiannya terdiri daripada kandungan antioksidanya yang tinggi.

Bunga Lidah Kucing

Bunga Lidah Kucing

Aneka manfaat tanaman obat keluarga yg ada di sekitar kita baik berupa daun, maupun bunga / tanaman hias : Kumis Kucing, Sambiloto, Bunga Tahi Kotok, Bunga Pukul Delapan / Lidah Kucing. Disertai gambar agar anda mudah mengenalinya, dan cara pemakaian dan takaran untuk memanfaatkan tanaman obat tsb.

[ Lihat juga 5 jenis tanaman obat indonesia yang sudah Ibujempol bahas sebelumnya]
Tanaman Obat Kumis Kucing

Tanaman Obat Kumis Kucing

Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus (B1) Miq)

Nama Lokal :
Kumis kucing, Mamang besar (Indonesia); Kutun, mamam, bunga laba-laba (Jawa); Mao Xu Cao (China)
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Infeksi Ginjal, Infeksi Kandung kemih, Kencing batu, Encok; Peluruh air seni (diuretic), menghilangkan panas dan lembab.

Bagian yg dipakai : seluruh tumbuhan, basah atau kering (dianginkan dahulu, lalu dijemur di panas matahari).
Cara pemakaian : 30 – 60 gr. (kering) atau 90 – 120 gr (basah) direbus, atau yang kering/basah diseduh sebagai teh.

Resep obat yg lain :
1. Nephritis, edema (bengkak):
0. aristatus (kumis kucing) 30 gr, Planto asiatica (daun urat) 30 gr, Hedyotis diffusa. (rumput lidah ular) 30 gr, semuanya direbus.
2. Infeksi saluran kencing, sering kencing sedikit-sedikit (anyang-anyangan) : 0. aritatus, Phyllanthus urinaria (meniran), Commelina communis, masing-masing 30 gr., direbus.
Tanaman Sambiloto - Andrographis Paniculata

Tanaman Sambiloto - Andrographis Paniculata

Sambiloto
Nama latin : Andrographis paniculata Ness.
Nama Lokal :
Ki oray, ki peurat, takilo (Sunda). bidara, sadilata, sambilata,; takila (Jawa). pepaitan (Sumatra).; Chuan xin lian, yi jian xi, lan he lian (China), xuyen tam lien,; cong cong (Vietnam). kirata, mahatitka (India/Pakistan).; Creat, green chiretta, halviva, kariyat (Inggris).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, ; Influenza, radang amandel (tonsilitis), abses paru, malaria, ; Radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkhitis),; Radang ginjal akut (pielonefritis), radang telinga tengah (OMA), ; Radang usus buntu, sakit gigi, demam, kencing nanah (gonore),; Kencing manis (diabetes melitus), TB paru, skrofuloderma,; Batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma), leptospirosis,; Darah tinggi (hipertensi), kusta (morbus hansen=lepra),; Keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut,; Kanker:penyakit trofoblas, kehamilan anggur (mola hidatidosa),; Trofoblas ganas (tumor trofoblas), tumor paru.;

Khasiat dan cara pemakaian :
Herba kering sebanyak 10 – 20 g direbus atau herba kering digiling halus menjadi bubuk lalu diseduh, minum atau 3 – 4 kali sehari, 4 – 6 tablet. Untuk pengobatan kanker, digunakan cairan infus, injeksi, atau tablet. Untuk pemakaian luar, herba segar direbus lalu airnya digunakan untuk cuci atau digiling halus dan dibubuhkan ke tempat yang sakit, seperti digigit ular berbisa, gatal-gatal, atau bisul.

Bunga Pukul Delapan atau Lidah Kucing

Bunga Pukul Delapan atau Lidah Kucing

Bunga Pukul Delapan

Nama Lokal :
Bunga pukul delapan, lidah kucing (Jawa). NAMA ASING W. Indian holly, sage rose, holly rose (I).

NAMA SIMPLISIA Turnerae ulmifoliae Folium (daun bunga pukul delapan), Turnerae ulmifoliae Radix (akar bunga pukul delapan).

Khasiat bunga pukul Delapan
Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun dan akarnya.
Daun dan akar digunakan untuk mengatasi: gangguan pencernaan, seperti perut kembung, tidak nafsu makan,
rematik sendi yang disertai bengkak, o bengkak karena memar, dan lemah setelah sembuh dari sakit berat.

Cara pemakaian
Untuk obat yang diminum, rebus daun atau akar segarnya (15 g). Setelah dingin, saring dan minum airnya. Untuk obat luar, tumbuk daun segar secukupnya, tambahkan kapur sirih (secukupnya), lalu aduk rata. Tempelkan pada bisul atau bagian tubuh yang bengkak dan memar, lalu balut

Gambar Bunga Tahi Kotok - Tagetes spp

Gambar Bunga Tahi Kotok - Tagetes spp

Bunga Tahi Kotok

Nama Latin : Tagetes Erecta, L
Nama Lokal : Bunga Tahi Kotok Bunga Tai Ayam (indonesia, Oeillet d’inde (french), Marigold (English) Ades, Afrikaantjes; Wan shou ju (China).;
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Infeksi saluran nafas bagian atas, radang mata (Conjunctivitis).; Batuk, Bronkhitis, Sariawan, radang tenggorok, sakit gigi,; Kejang pada anak-anak;

Kasiat dan Cara Pemakaian
Bagian yg dipakai: Bunga & akar, kering.

Menyembuhkan:
1. Infeksi saluran nafas bagian atas, radang mata (Conjunctivitis).
2. Batuk seratus hari (Pertussis), radang saluran nafas (Bronchitis).
3. Sariawan, radang tenggorok, sakit gigi, kejang panas pada anak-anak.

Cara pemakaian: 5 – 15 gr bunga kering, direbus.
utk pemkaian luar: Bunga direbus untuk cuci, atau uk Gondongan (Parotitis), pembengkakan payudara (mastitis):
Lumatkan bunga, campur . dengan cuka, sebagai tapal pada tempat yang sakit.
Radang kulit bernanah (Pyodermi): Lumatkan akar dan daun segar, sebagai tapal di tempat kelainan.
Resep obat lain :
1. Batuk seratus hari (Pertusis): 15 bunga Tagetes erecta + gula enau, direbus.
2. Sakit gigi, sakit mata: 15 gr bunga tagetes erecta, rebus.

Bunga Kertas








Kembang kertas atau populer juga dengan nama bugenvil (ejaan Inggris: [ˌbuːɡɨnˈvɪliə][1]cf. bougainville; nama ilmiah: Bougainvillea, terutama B. glabra) merupakan tanaman hias populer. Bentuknya adalah pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. Keindahannya berasal dari seludang bunganya yang berwarna cerah dan menarik perhatian karena tumbuh dengan rimbunnya. Seludang bunga ini kerap dianggap sebagai bagian bunga, walaupun bunganya yang benar adalah bunga kecil yang terlindung oleh seludang.

Tanaman bunga kertas atau bougainvillea ini mempunyai bagian tanaman yang berwarna-warni. Oleh karena itu, tanaman bougainvillea menjadi tanaman hias yang sangat populer karena kecantikkan warnanya dan cara merawatnya yang mudah.

Berasal dari Amerika Selatan, tanaman ini sering ditanam di taman dan kawasan perumahan. Pada waktu tanaman ini berbunga, tanaman ini mempunyai kebiasaan merontokkan beberapa daunnya. Bentuknya adalah pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. (Seludang bunga ( atau spatha) merupakan daun pelindung, yang seringkali berukuran besar, yang menyelubungi seluruh bunga majemuk waktu belum mekar. Seludang bunga dapat dijumpai pada struktur generatif ("bunga") tumbuhan anggota suku aren-arenan (Arecaceae dan suku talas-talasan (Araceae). Seludang bunga sebenarnya merupakan suatu bentuk khusus dari daun pelindung (bractea)).

Bougainvillea disebut tanaman bunga kertas karena bentuk seludang bunganya yang tipis dan mempunyai ciri – ciri seperti kertas. Nama Inggris bunga ini adalah Bougainvillea yang diambil dari nama Sir Louis Antoine de Bougainville, seorang prajurit AL Perancis. Antara jenis pokok bunga kertas tersohor ialah Bougainvillea ‘Elizabeth Angus’; Bougainvillea ‘Red’; Bougainvillea Pultonii; Bougainvillea ‘Easter Parade’ dan Bougainvillea ‘Lady Mary Baring’.

Perawatannya pun mudah, tidak memerlukan waktu yang lama karena spesies tumbuhan ini sangat sesuai ditanam di kawasan beriklim tropis dan khatulistiwa seperti negara kita dan bisa tumbuh hingga 10 meter tingginya. Batang tanaman bunga ini agak keras, mempunyai duri yang tajam dan bercabang-cabang. Perkembang biakannya pula hanya memerlukan keratan batang yang disemai di dalam bungkus plastik ataupun pot dengan cara mudah. Selain itu, tanaman ini juga mempunyai sulur yang rapat, daun yang lebar dan berbentuk bujur tirus yang mampu membentuk rimbunan pokok di kawasan halaman rumah atau juga sebagai tumbuhan pagar di kawasan yang menarik.

Walaupun tanaman ini berukuran kecil dan berbentuk corong, namun memiliki banyak manfaat. Contohnya saja untuk dandanan rambut, campuran bunga untuk mandian pewangi, dan sebagai kegunaan di upacara pemakaman bagi kaum Cina dan India.

Tarikan mempesona bunga ini menjadi perbincangan penduduk di negara kita karena terkesan dengan bentuknya dan warnanya yang menarik hati. Warna bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, seperti jingga, merah menyala, merah jambu, merah pucat, kuning, ungu, putih, dan berbagai campuran warna.

Sedikit perawatan ringkas, penyiraman air dan pemupukan sempurna mampu mengembalikan kesegaran tanaman bunga kertas ini dalam jangka waktu kurang dua minggu. Dan jika ingin tanaman bunga kertas ini berbunga seterusnya, kita hanya perlu mengurangi pemberian air dan pupuk lantas meletakkan pot tanaman di tempat yang terkena sinar matahari.

Manfaat bunga kertas:

kembang kertas merupakan tanaman asli meksiko dan dapat ditemuan sampai ketinggian 1.400 m dpl. tanaman ini menyukai tempat2 terbuka yang terkena cahaya matahari

biasa ditanama secara bergerombol ditaman2 ataus di pekarangan sebagai tanaman hias atau bunganya digunakan sebagai bunga potong. terna menahun yang tumbuh tergak dan berambut kasar ini tingginya sekitar 30 -50 cm daunya berwarna hijau, letaknya berhadapan. helaian daun bentuknya memanjang, ujung runcing , pangkal memeluk batang, tepi rata tulang daun melengkung. bentuk bunga seperti bunga aster dengan warna yang beraneka ragam seperti merah tua merah muda kuning . perbanyak dengan biji

penyakit yang dapat diobati : Disentri , Kencing Nanah , Bisul , Sakit pada putting susu

cara pemakaian : untuk bagian luar , giling tanaman sampai halus san segera dibubuhkan pada bagian yang sakit, seperti pada bisul atau sakit pada putting susu. sedangkan untuk pemakain dalam , seluruh bagaian tanaman dapat direbus dan airnya diminum , secukupnya bisa 3 kali sehari .

Sabtu, 20 Maret 2010

Bunga Lotus





Lotus (Nelumbo Nucifera) lebih dikenal atau sering disamakan orang dengan teratai (nymphaea). Jika dipandang sepintas mata, memang agak sulit membedakan tananam lotus dengan teratai, karena lotus dan teratai memang masih satu keluarga sehingga terlihat sangat mirip.

Perbedaan yang mendasar adalah pola tumbuhnya. Lotus tumbuh ke atas, sedangkan teratai tumbuh mendatar-melebar. Warna bunga lotus hanya terbatas, misalnya kuning, putih, dan pink, sementara bunga teratai lebih beragam. Dalam klasifikasi tanaman, lotus termasuk genus Nelumbo, sedangkan teratai termasuk genus Nymphaeae.

Bunga lotus yang selama ini beredar di pasaran memiliki kelopak yang besar dan tunggal (tidak bersusun). Kini, muncul jenis baru, yakni lotus yang memiliki kelopak ganda (susun), yang membentuk ‘topping’, seperti halnya bunga matahari. Selain di rawa atau di kolam hias, cara menanamnya juga bisa di dalam wadah-wadah air bermulut lebar (tempayan).

Bunga ini mempunyai tiga daya tarik, yang terletak di bagian :

1. Bunga

Bunganya yang tumbuh menjulang di atai tangkai, berbentuk lonjong dengan ujung yang semakin meruncing. Saat belum mekar, bunga ini tampak mirip dengan mangkok sup. Setelah mekar, kelopak bunganya merebak, namun sebagian masih menghadap ke atas. Jangka waktu bunga ini mekar yaitu hanya sekitar 3-4 hari. Warna bunga dikaitkan dengan negeri asalnya. Contohnya lotus kuning berasal dari Amerika, putih dari India, dan pink dari Cina.

2. Daun

Bentuk daun lotus ini bulat lebar, dengan bagian tepi bergelombang. Dari jauh, daun-daun lotus terlihat seperti jajaran payung yang sedang mengembang. Warna daun bagian atas hijau keabu-abuan, sisi bawahnya berwarna lebih muda. Permukaan daun terasa licin dan kenyal karena diselimuti lapisan lilin.

3. Tangkai

Pada bagian tangkainya juga tidak kalah menarik dengan bagian lainnya, karena tangkai lotus menjulang tinggi sampai 180 cm, sementara tangkau daunnya mencapai 100 cm lebih. Tangkai ini sangat lentur tapi kuat dan tidak gampang patah digoyang angin.



Jika Anda tertarik untuk menanam lotus di halaman rumah, berikut caranya:

* Pastikan area sekitarnya mendapat sinar matahari setidaknya 4 sampai 6 jam sehari (bila tidak, lupakan saja untuk menanam lotus, karena tidak akan mendapatkan hasil yang optimal).

* Pilih wadah air berupa pot bermulut lebar atau tempayan.

* Isi lumpur atau tanah separuh dari wadah tersebut.

* Keluarkan tanaman dari ember umumnya tanaman ini dijual menggunakan ember karet).

* Benamkan seluruh tanaman berikut akar-akarnya ke dalam wadah yang telah berisi tanah/lumpur. Alirkan air secara perlahan menggunakan selang ke dalam wadah (pot), hingga penuh.

* Untuk sementara, beri penyangga di sana-sini.

* Pembiakan secara alami melalui biji-biji yang tua dan jatuh ke air atau tumbuh tunas anak melalui akar rimpangnya.

Bunga Kenanga


KHASIAT BUNGA KENANGA



Kenanga (Canangium odoratum) adalah tumbuhan berbatang besar sampai diameter 0,1-0,7 meter dengan usia puluhan tahun. Tumbuhan kenangan mempunyai batang yang getas (mudah patah) pada waktu mudanya. Tinggi pohon ini dapat mencapai 5-20 meter. Bunga kenanga akan muncul pada batang pohon atau ranting bagian atas pohon dengan susunan bunga yang spesifik. Sebuah bunga kenanga terdiri dari 6 lembar daun dengan mahkota berwarna kuning serta dilengkapi 3 lembar daun berwarna hijau. Susunan bunga tersebut majemuk dengan garpu-garpu. Bunga kenanga beraroma harum dan khas. Di pedesaan, kenanga sering dipelihara untuk dipetik bunganya. Tumbuhan liar yang kini mulai jarang ini mudah tumbuh di daerah dataran rendah mulai ketinggian 25-1000 meter di atas permukaan laut.

Nama Lokal :
Kenanga (Indonesia), Kenanga, Wangsa (Jawa); Kananga (Sunda), Sandat kananga, Sadat wangsa (Bali); Selanga (Aceh), Sandat (Sasak), Ngana-ngana (Nias); Lalangiran, amok, wungurer, pum-pum, luit (Minahasa);


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Malaria, Asma, Sesak nafas, Bronkhitis, Jamu setelah melahirkan;

Pemanfaatan :
1. Malaria dan Asma
Bahan: 3 kuntum bunga kenanga yang sudah dikeringkan.
Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan ditutup rapat.
Cara menggunakan: disaring dan diminum secara teratur.

2. Sesak Nafas
Bahan: ½ gemggam bunga kenanga dan 1 ½ sendok gula putih.
Cara membuat: direbus dengan 1 gelas air panas sampai mendidih
hingga tinggal ½ gelas.
Cara menggunakan: disaring dan diminum; dilakukan secara rutin
pagi-sore.

3. Bronkhitis
Bahan: 2 kuntum bunga kenanga.
Cara membuat: direbus dengan 1 gelas air panas sampai mendidih
hingga tinggal ½ gelas.
Cara menggunakan: disaring dan diminum; dilakukan secara rutin
pagi-sore.

4. Jamu Sehat Setelah Melahirkan
Bahan: bunga kenanga yang masih muda, kayu rapet, pegatsih,
kunci pepet, kunyit, jongrahab, jalawe, dan jakeling.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus (dipipis),
kemudian diseduh dengan air panas
Cara menggunakan: disaring dan diminum;

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Kenanga (Canangium odoratum) mengandung minyak yang khas kenanga.
Berikutnya >

Bunga Sakura




Sakura merupakan bunga yang sangat dicintai dan dibanggakan oleh masyarakat Jepun. Ia menjadi simbol nasional bangsa ini. Para pejabat Pemerintah dan diplomat Jepun, misalnya, sering menggunakan lambang sakura sebagai "lapel pin" pada baju mereka. Bunga sakura juga menjadi moto yang muncul dalam berbagai kerajinan khas Jepun, misalnya pada kimono, yukata, kipas, cangkir, dan lain-lain.

Bunga sakura berwarna merah muda, sangat muda sehingga ia tampak agak putih dari kejauhan. Bunga ini mempunyai lima kelopak dan sangat kecil, sehingga susah untuk menikmati keindahannya secara individual. Keindahan sakura terletak pada jumlahnya bunga yang sangat banyak memenuhi batang pohon, dan mekar bersama.

Seperti bunga tulip, mekarnya sakura juga menandakan awal musim baru di Jepun. Di Tokyo terdapat beberapa tempat untuk melihat sakura pada awal musim baru. Antara yang paling popular adalah di sekeliling Istana Raja, Imperial Park, yang dikelilingi dengan danau buatan yang indah iaitu "Hanzo-bori".

Cabang-cabang pohon sakura yang sarat dengan bunga menjuntai dan menjulur ke atas air di tepi danau, menimbulkan bayang-bayang yang indah. Dari jendela kamar di Palace Hotel, pemandangan Imperial Park yang sangat indah pada musim sakura dapat dilihat. Di bawah-bawah pohon sakura biasanya muncul bunga-bunga kecil berwarna kuning yang menambah kecantikan suasana.

Tempat lain untuk melihat sakura adalah di "Taman Ueno", tidak jauh dari stadium kereta "Ueno". Di Imperial Park pengunjung tidak boleh membentang tikar untuk berkelah dan makan, di "Ueno" hampir semua pengunjung datang untuk berkelah. Selain itu terdapat juga banyak kedai 7-Eleven atau kedai-kedai kecil di sekitar "Ueno" untuk membeli "o-bento" (makanan dalam kotak) untuk dibawa makan di "Ueno".

Hampir semua orang Jepun tidak melepaskan kesempatan setahun sekali berkelah di bawah naungan sakura. Orang Jepun menyebut kegiatan ini sebagai "hana-mi" (menonton bunga). Sekalipun bunga sakura sudah mulai mekar pada akhir Mei, biasanya pada minggu kedua April diadakan festival sakura yang bererti tumpah-ruahnya masyarakat ke tempat-tempat bunga sakura.

Ada pula tradisi di kalangan para petani Jepun, iaitu melakukan upacara minum "sake" (arak nasi) di bawah naungan kanopi bunga sakura. Upacara ini diharap akan menghasilkan hasil tuaian yang baik pada tahun seterusnya. Orang Jepun juga percaya bahawa pohon sakura adalah pagar antara Tuhan dan manusia. Karana itu, melakukan "hana-mi" merupakan ritual keagamaan. Yang jelas, ketika menyaksikan keindahan sakura, orang tidak mungkin mengabaikan keagungan Tuhan.

Pada tahun 1912, kerajaan Tokyo menghadiahkan 3.000 pohon sakura kepada kerajaan Washington DC untuk ditanam di ibu kota Amerika Syarikat sebagai lambang persahabatan Amerika-Jepun. Orang Amerika menamakan sakura sebagai "cherry blossom". Pohon sakura ini kemudian ditanam di sepanjang sisi utara Sungai Potomac, khususnya di Taman Potomac, Barat.

Pada awal musim baru di Washington DC selalu diadakan perayaan Japanese Cherry Blossom. Tahun ini peringatan ke-40 (sejak diadakan perayaan yang pertama pada 1961) akan diadakan pada 31 Mei 2001. Selama sehari penuh diadakan "parade", "bazaar", dan berbagai acara kebudayaan lain. "Bazaar" disebut 'Sakura Matsuri' diadakan di 12th Street, antara Constitution Avenue dan Pennsylvania Avenue.

Setelah menonton parade pada pagi hari, sekitar 50 ribu pengunjung akan membanjiri "bazaar" yang kebiasaanya merupakan waktu membeli makanan dan di samping juga merupakan tempat diadakan berbagai atraksi seni-budaya. Selama musim bunga sakura, pengungjung yang datang di antara sekitar 700 ribu di Washington DC khusus untuk menikmati keindahan bunga-bunga sakura.

Pada 1968, Jepun menghadiahkan lagi 3800 batang pohon sakura kepada kota Washington DC. Lucunya, ketika beberapa taman sakura di Jepun terkena bencana banjir, para botanik Jepun telah datang ke Washington DC untuk mengambil pohon sakura jenis Yoshino yang memang khas itu. Sekarang, sakura tidak hanya tumbuh di Washington DC, tetapi telah tersebar ke berbagai negara selain Amerika Syarikat. Di Central Park, New York, juga banyak terdapat pohon sakura.

Tanaman Pacing Sebagai Bahan Obat Kontrasepsi.





Nama-nama lain Tanaman Pacing :

Nama ilmiah tanaman Pacing adalah Costus Speciosus (koenig) Je.Smith, termasuk dalam keluarga Zingiberaceae (temu-temuan), di daerah-daerah di Indonesia sering disebut dengan berbagai nama sebagai berikut : tabar-tabar, kelacim, setawar, tubu-tubu (Sumatra), tepung tawar, poncang-pancing, bunto (Jawa), Lingkuwas, tapung tawara (Sulawesi) dan lainnya, sedangkan nama asingnya sering disebut dengan nama Spiral Ginger atau Wenteltrap Plant.



Uraian Tanaman :




Tanaman Pacing merupakan tanaman dengan herba tegak dengan tinggi sekitar 0.5 – 3 meter, tumbuhnya menyukai tempat-tempat yang lembab dan teduh. Dapat ditemukan tumbuh liar ditepi parit, tepi jurang, tanah kosong yang terlantar, atau ditanam sebagai tanaman hias dipekarangan rumah, tumbuh pada dataran 1 – 1200 meter diatas permukaan laut. Batangnya berwarna kuning kecoklatan, sebesar jari orang dewasa dan mudah dipatahkan.



Bentuk daun, bunga, buah dan Perbanyakan tanaman Pacing.

Tanaman Pacing berdaun tunggal tersusun seperti spiral dan bertangkai pendek memeluk batang, Warna daunnya hijau dengan bentuk daunnya memanjang sampai lanset, ujungnya runcing dan tepinya rata. Pada permukaan bawah daunnya berambut halus. Bunga duduk dalam bentuk bulir, berukuran besar dan warnanya putih. Buahnya buah kotak berbentuk telur, warnanya merah, berisikan banyak biji. Perbanyakan tanaman pacing bisa dilakukan dengan biji atau rimpang. Pada berbagai negara seperti di India, Malaysia, China, Filipina, Singapore maupun Indonesia sendiri tanaman Pacing ini khusus akar rimpangnya banyak dipergunakan oleh perusahaan Farmasi untuk berbagai bahan obat-obatan.



Khasiat tanaman Pacing :

Rimpang tanaman Pacing bisa digunakan setelah dicuci bersih dipotong tipis-tipis, lalu dikukus dan dikeringkan, karena rimpang mentah adalah beracun. Rimpang Pacing sifatnya sejuk, rasanya masam, pedas, dan sedikit beracun (Toksik). Rimpang Pacing mempunyai khasiat sebagai peluruh kencing (Diuretik), Antitoksik, menghilangkan gatal dan peluruh keringat. Sebagai obat Rimpang Pacing juga dapat digunakan untuk mencegah kehamilan, karena mengandung bahan kimia yang merupakan bahan baku obat kontrasepsi. Khasiat peluruh kencing digunakan untuk pengobatan bengkak-bengkak karena sakit ginjal dan perut busung. Kegunaan lainnya antara lain dipakai untuk pengobatan infeksi saluran kencing, nyeri sewaktu kencing, pengerutan hati (Cirhosis), batuk rejan, bisul dan abses.



Cara pemakaian sebagai obat :

Untuk diminum 3 – 10 gram rimpang yang sudah dikukus dan dipotong tipis-tipis digodok lagi lalu diminum atau ditim dengan daging. Untuk pemakaian luar rimpang mentah digodok dan airnya untuk mencuci atau ditumbuk dan ditempel ketempat yang sakit. Semoga bermanfaat . Pemiwan.

Bunga Terompet


Bunga Terompet berasal dari negara Amerika Tengah dan Selatan, lebih dikenal dengan sebutan Yellow Bell, Golden Trumpet, atau Buttercup Flower. Sesuai namanya, bunga ini bentuknya lebih mirip Terompet yang berwarna kuning. Bunga Terompet umumya memang berwarna kuning. Namun seiring dengan perkembangan, bunga Terompet diperbanyak dengan cara penyilangan atau stek dan dapat menghasilkan bunga Terompet berwarna putih, ungu, merah muda atau oranye.

Bunga Terompet dapat tumbuh dan mekar pada setiap tahun, pada tanaman yang dapat tumbuh hingga lebih dari 2 meter. Tangkai bunga ini berwarna hijau muda dan mempunyai daun yang agak kasar. Warna kuning pada bunga Terompet sangat cerah. Bentuk bunganya sendiri mencapai ukuran diameter 5 sampai 7, 5 cm.

Bunga ini selain cantik juga memiliki manfaat yang lain. Kita dapat menggunakan akar, daun dan bunga Terompet sebagai bahan untuk obat-obatan. Sedangkan getahnya yang berwarna putih dapat dijadikan sebagai obat penyakit kanker dan pencegah kuman atau bakteri.


Bunga Terompet berasal dari negara Amerika Tengah dan Selatan, lebih dikenal dengan sebutan Yellow Bell, Golden Trumpet, atau Buttercup Flower. Sesuai namanya, bunga ini bentuknya lebih mirip Terompet yang berwarna kuning. Bunga Terompet umumya memang berwarna kuning. Namun seiring dengan perkembangan, bunga Terompet diperbanyak dengan cara penyilangan atau stek dan dapat menghasilkan bunga Terompet berwarna putih, ungu, merah muda atau oranye.

Bunga Terompet dapat tumbuh dan mekar pada setiap tahun, pada tanaman yang dapat tumbuh hingga lebih dari 2 meter. Tangkai bunga ini berwarna hijau muda dan mempunyai daun yang agak kasar. Warna kuning pada bunga Terompet sangat cerah. Bentuk bunganya sendiri mencapai ukuran diameter 5 sampai 7, 5 cm.

Bunga ini selain cantik juga memiliki manfaat yang lain. Kita dapat menggunakan akar, daun dan bunga Terompet sebagai bahan untuk obat-obatan. Sedangkan getahnya yang berwarna putih dapat dijadikan sebagai obat penyakit kanker dan pencegah kuman atau bakteri.

Bunga Aster






Keindahannya tentu tak asing lagi. Apalagi jika kita bicara soal ragam warna. Tak heran jika bunga satu ini menjadi pilihan untuk dijadikan bunga potong. Namun, ditanam di halaman rumah pun tak kalah oke.

Bunga potong seringkali hadir dalam berbagai kegiatan. Jenis bunganya pun beragam, sesuai tema acara. Bukan hanya jenis bunga, warna bunganya pun ikut berperan dalam menentukan jenis kegiatan. Untuk perayaan valentine misalnya, dicari warna bunga pink atau bisa juga merah. Sedangkan perayaan imlek, warna bunga merah amat menonjol.

Pada pesta pernikahan, muncul warna-warni bunga, seperti putih, merah, ungu, atau kuning. Untuk peristiwa kematian, butuh bunga ungu dan putih. Pesta ulang tahun atau peresmian kantor, serah terima jabatan, ataupun launching produk baru biasanya menggunakan bunga warna putih, merah, dan kuning.

Salah satu bunga yang sering digunakan untuk berbagai acara itu adalah bunga aster. Bunga satu ini punya keunggulan, karena bisa hadir hampir di setiap kegiatan atau acara. Mungkin itu karena bunga satu ini punya warna bermacam warna, bergantung jenisnya. Ragam warna bunga aster itu juga didukung oleh usaha mengintroduksi berbagai varietas dari Eropa dan Amerika. Mari kita simak jenis aster dengan warna bunganya:

- Aster chinensis tipe Princes, warna bunga merah muda, biru muda, biru tua, kuning muda, dan putih.
- Aster chinensis tipe Amerika, warna bunga biru, merah lembayung, merah muda, merah, dan putih.
- Aster chinensis tipe Liliput, warna bunga putih, merah muda, merah tua, dan biru.
- Aster chinensis tipe Giant Cornet, warna bunga merah muda, merah tua, dn putih
- Aster novae-angliae, warna bunga violet muda.
- Aster incisus, warna bunga violet dan kebiruan.

MIRIP KRISAN

tanaman aster (Callistepus chinensis) yang banyak ditanam di negeri kita adalah aster Cina. Cina memang disebut-sebut sebagai negara nenek moyang tanaman aster. Tapi, konon nama aster berasal dari kata a star, yang artinya “bintang�. Kenapa? Barangkali karena penampilan sosok bunganya yang menyerupai bintang, mulai dari bulat sampai mirip cakram. Juga, helaian bunganya yang tersusun membentuk lingkaran. Sementara tangkai bunganya ada yang pendek, ada yang panjang. Pun ukuran bunga bervariasi berkisar diameter 4-7 cm.

Sepintas, kadang kita rancu membedakan aster dengan krisan. Tampilan visualnya hampir sama. Namun, jika ditelusuri lebih cermat, kita akan tahu. Daun aster berwarna hijau, berbentuk lanset, tidak lebar, dan tepi daun agak bergigi. Tinggi tanaman juga bervariasi, tergantung varietasnya, yakni sekitar 20 cm (Aster tipe Liliput) hingga 75 cm (Aster Amerika). Tanaman ini tumbuh merumpun dan bercabang.

Daerah yang ideal untuk bertanam aster adalah daerah pegunungan. Namun tidak tertutup kemungkinan, di daratan rendah pun aster bisa tumbuh. Aster sendiri menyukai tempat yang terbuka. Itu berarti, aster yang biasanya dijadikan bunga potong (cut flower) bisa tampil cantik sebagai penghias halaman rumah.


BIBIT DAN TANAM

Datanglah ke toko atau kios pertanian terdekat. Di sana, Anda bisa membeli biji-biji aster dalam kemasan. Sebelum biji-biji tersebut ditabur, sediakan bak persemaian yang telah diisi media tanam. Media tanamnya berupa campuran tanah halus, pasir dan kompos (1 : 1 : 1). Siram air hingga lembap. Buatkan larikan dalam bak persemaian, lalu sebar biji-biji tersebut. Tutup dengan tanah. Tak lama, biji-biji pun akan berkecambah, dan akhirnya kita akan mendapatkan bibit aster. Jika bibit aster memiliki daun 4 - 5 helai dan tingginya 10 - 15 cm, itu berarti aster siap ditanam di halaman.
Tanah halaman pun perlu diolah. Cangkul dan biarkan selama sekitar 2 minggu, lalu cangkul lagi. Buatkan bedengan dengan ukuran lebar 100 - 200 cm, lalu taburkan pupuk kandang di atas bedengan sebanyak 2 kg per meter persegi.

Kini, saatnya bibit ditanam. Caranya, buat lubang tanam, lalu bibit ditanam secara tegak pada lubang tersebut. Padatkan tanah di sekitar lubang tersebut, dan pasang penyangga bambu. Waktu tanam biasanya sore hari pada musim penghujan.

Langkah berikutnya adalah perawatan. Pemupukan dilakukan sebulan sekali. Gunakan pupuk NPK (15 : 15 : 15) sebanyak 1 sendok makan (10 gr) per rumpun. Cara pemupukan, masukkan dalam larikan, dengan jarak 10 - 15 cm dari batang tanaman, lalu bumbun lagi.

Oh ya, jangan lupa melakukan pemangkasan pucuk (pinching). Ini dimaksudkan untuk merangsang pertumbuhan kuncup-kuncup. Dari kuncup-kuncup tersebut akan tumbuh dan berkembang menjadi cabang-cabang samping. Cara pemangkasan pucuk, pangkaslah kuncup terminal pada tanaman yang tingginya sudah mencapai lebih dari 15 cm atau berumur 3 bulan sejak tanam, dengan kondisi memiliki minimal 3 - 4 pasang daun.

Biarkan bekas pangkasan beberapa saat hingga tumbuh tunas-tunas baru. Kemudian teruskan dengan pemangkasan berikutnya, ketika tunas-tunas baru telah tumbuh sekitar 15 - 20 cm. Demikian seterusnya, dan pemangkasan dihentikan bila tanaman aster mulai membentuk bakal bunga.


AWAS MINIRDER DAN PHYTHOPTHORA

Seringkali, tanaman aster mati gara-gara serangan hama. Sebut saja hama ulat minirder. Hama ini termasuk kurang ajar juga. Dia suka bikin lorong-lorong berliku pada daun. Lama-kelamaan, daun pun akan kering dan rontok. Akibat rontoknya daun, proses pembuangan pun amat terganggu. Apa yang bisa dilakukan? Jika serangannya sudah menghebat, semprot dengan insektisida, seperti Curacron 500EC atau Decis 2,5 EC.

Tanaman aster juga sering terjangkit penyakit busuk daun. Penyebabnya jelas, cendawan Phythopthora sp. Semula, cendawan ini menghabisi daun-daun aster, lalu daun tersebut mengering, dan muncul warna cokelat sampai hitam. Celakanya, tanaman bisa menjadi layu, dan akhirnya mati.
Untuk mengatasinya, secara preventif, jagalah kondisi ideal sekitar tanaman aster. Misalnya pembuangan air lancar, tidak terlalu lebat, dan tidak lembap. Kalau tingkat serangan cendawan ini masih dini, potong bagian tanaman yang terserang, kemudian dibuang atau dibakar. Lain halnya jika serangan Phythopthora semakin membabi buta. Segera semprot dengan fungisida. Ada beberapa merek yang mudah didapatkan, seperti Dithane M-45, Scrobat 50WP, atau Kocide 77WP.

PETIK BUNGA DAN MENJAGA KESEGARAN

Kapan kita bisa mulai memetik bunga aster? Biasanya, pada umur 3 - 4 bulan bunga aster sudah dapat dipetik. Tapi, tentu tidak asal petik. Ada aturan mainnya. Idealnya, pemetikan dilakukan 3 hari sebelum bunga mekar penuh atau saat kuntum bunga setengah mekar. Lakukan pemetikan saat cuaca cerah, bisa pagi atau menjelang sore. Untuk memetik, gunakan gunting pangkas. Caranya, pangkas tangkai bunga sepanjang 50 - 70 cm, atau bergantung varietasnya.

Yang perlu diingat, kualitas aster bunga potong sangat ditentukan oleh penampakan yang memikat. Sementara kesegaran setelah dipotong dibatasi oleh waktu. Jadi, apa yang bisa dilakukan?
Kesegaran bunga sangat ditentukan oleh sumber makanan dan antimikroba. Untuk sumber makanan, bisa disediakan gula pasir. Gula tersebut harus bersih dengan kadar padatan terlarut sekitar 98 persen. Kadar ini menunjukkan kandungan sukrosa di dalamnya. Contoh antimikroba antara lain hidrokuinon, hidrokuinolin sulfat, hidrokuinolin sitrat, phisan, perak nitrat, atau perak tiosulfat.

Jadi, jika kita ingin memajang aster di ruang tamu, kebutuhan sukrosanya hanya 3 - 5 persen. Artinya, larutkan 3 - 5 gr gula pasir dalam 100 mil air, dan rendam bunga aster dalam larutan tersebut. Anda juga bisa membeli pengawet komersial, seperti Florissant dan Chrysal AVB. Jadi, jika tadinya aster hanya mampu bertahan seminggu, setelah diberi sumber makanan, kesegarannya akan bertambah minimal seminggu lagi.

Bunga Anyelir






Bunga anyelir atau disebut juga bunga teluki, dikenal dalam bahasa Inggris sebagai carnation, mempunyai nama ilmiah Dianthus caryophyllus. Tanaman ini berasal dari kawasan Mediterania. Bunga anyelir memiliki warna yang terang dan berwarna-warni, sehingga sering digunakan sebagai hiasan. Ada dua jenis tanaman anyelir yaitu jenis satu bunga bagi setiap tangkai dan jenis ’spray’, banyak bunga bagi setiap tangkai.

Tanaman bunga anyelir dapat hidup selama 18-20 bulan. Tanaman ini dapat mencapai ketinggian sampai 2 meter, namun untuk dapat tumbuh tegak ia harus diikat dengan penyokong. Garis pusat batang tanaman bunga anyelir dapat mencapai 1 cm. dan biasanya membengkak pada buku/ruas.

Diskripsi:

Habitus : Terna, menahun, tinggi 30-100 cm,

Batang : Bulat, beruas-ruas, licin, permukaan berlilin, hijau kebiruan.

Daun : Tunggal, tersebar, duduk berkarang, tanpa tangkai daun,pangkal memeluk batang, bentuk lanset, ujung runcing, tepirata, panjang 5-10 cm, lebar 5-10 mm, pertulangan sejajar,permukaan licin, tebal, hijau.

Bunga : Majemuk, bentuk malai, terletak di ujung batang atau di ketiak daun, bunga sempuma, berkelamin ganda, dasar kelopak berlekatan membentuk tabung, ujung bergerigi, panjang 2-3 cm, benang sari dan putik tidak tampak, mahkota berlepasan, bentuk asimetris, panjang 3-5 cm, halus, warna merah muda, berbau harum

Buah : Bentuk elips, kecil, coklat.

Biji : Bentuk elips, kecil, lunak, putih

Akar : Serabut,berwarna putih kehitaman.

Ekologi dan penyebaran

Merupakan tumbuhan yang umum dibudidayakan sebagai tanaman hias di kebun-kebun atau pekarangan. Tumbuh baik di daerah pegunungan pada ketinggian 1.000 m sampai 1.800 m di atas permukaan laut. Menyukai tanah yang gembur dan subur dan dapat dipanen sepanjang tahun.

*Bagian yang digunakan:

Daun dan bunga dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan

*Kegunaan:

1.Obat diare
2.penenang
3.anti-radang

Bunga Sepatu






Kembang Sepatu adalah bunga yang cantik dan sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias atau tanaman pagar. Bunga ini berbentuk seperti terompet dengan diameter sekitar 5 - 20cm. Pohon bunga kembang sepatu hanya menghasilkan bunga indah dan tidak menghasilkan buah.

Penamaan bunga kembang sepatu bervariasi untuk setiap daerah di Indonesia. Bungong roja (Aceh), Bunga-bunga (Batak Karo), Soma Soma (Nias), Bekeju (Mentawai). Kembang sepatu (Betawi), Kembang wera (Sunda), wora-wari (Jawa), Kembang sepatu (Jawa Tengah), Bunga Rebong (Madura). Waribang (Bali), Nusa Tenggara : Embuhanga (Sangir), Bunga cepatu (Timor). Ulange (Gorontalo), Kulango (Buol), Bunga sepatu (Makasar), Bunga bisu (Bugis), Ubu-ubu (Ternate), Bala bunga (Tidore).


*Kandungan Kimia
Daun, bunga dan akar kembang sepatu mengandung flavonoida. Di samping itu daunnya juga mengandung saponin, dan polifenol, bunga mengandung polifenol, akarnya juga mengandung tanin dan saponin. (tanamanobat.org)
Tanaman ini mengandung : bunganya mengandung hibisetin, sedangkan batang dan daunnya mengandung Ca-oksalat, peroxidase, lemak dan protein. (www.aagos.ristek.go.id)

*Khasiat Kembang Sepatu
Selain memiliki fisik bunga yang indah, tanaman kembang sepatu ini memiliki banyak khasiat yang telah digunakan sebagai tanaman obat oleh masyarakat selama bertahun-tahun.

Obat sakit panas: Akar ditumbuk halus, kemudian direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang setengah jam, lalu airnya disaring dan kemudian diminum.
Batuk; sariawan: Daunnya direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang seperempat jam, disaring dan kemudian airnya diminum.
Bronkhitis : Bunganya direbus selama lebih kurang seperempat jam, kemudian airnya disaring lalu diminum.
Gonnorhoea: Bunganya direbus selama lebih kurang seperempat jam, kemudian airnya disaring lalu diminum, air yang telah disaring setelah didiamkan selama sat malam (diembun-embunkan) lalu diminum.
Gondok: Akar diserbukkan dan direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang setengah jam, dapat digunakan sebagai obat kompres.
Sakit kepala: Serbuk daun direbus selama lebih kurang setengah jam dapat dipergunakan sebagai obat kompres.
Bisul atau Abses: Daun secukupnya dicuci bersih, lalu digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Letakkan diatas bisul atau abses, lalu dibalut. (khusus untuk pemakaian luar)

Bunga Sedap Malam






Bunga sedap malam Polianthes tuberosa) adalah salah satu bunga hias yang memiliki bau harum dan tahan lama. Bunga yang bermahkota putih dan harum ini menduduki peringkat kedua setelah mawar dalam urutan jumlah penjualan bunga di Bandung dan Jakarta. Ada tiga jenis bunga sedap malam berdasarkan bentuk bunganya, yaitu tipe bunga ganda dengan kelopak bunga (petal) berlapis, tipe bunga tunggal, dan tipe bunga semiganda. Bunga sedap malam termasuk bunga majemuk dengan jumlah bunga 30-60 kuntum tiap malai.

Tanaman sedap malam berasal dari Meksiko dan telah tersebar luas di Eropa, Afrika, dan Asia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, tanaman ini sangat cocok dikembangkan di daerah dataran menengah sampai tinggi (pegunungan). Di Taiwan, bunga sedap malam memiliki warna yang beragam, yaitu pink, ungu kemerahan,
oranye, dan kuning. Bunga sedap malam tersebut umumnya merupakan jenis hibrida, hasil persilangan antara varietas Polianthes tuberose tunggal maupun ganda dan Polianthes howardi.

Tanaman sedap malam umumnya diperbanyak menggunakan umbi. Umbi untuk bibit biasanya diperoleh dari tanaman yang berumur lebih dari 2 tahun, sehingga memerlukan waktu cukup lama untuk memperoleh bahan bibit.

Bunga sedap malam mulai dapat dipanen pada 7-8 bulan setelah tanam. Saat panen yang tepat adalah bila pada tangkai bunga telah mekar 2-3 kuntum. Panen dilakukan 2 bulan setelah penyiangan gulma. Cara memanennya adalah dengan menarik tangkai bunga dengan kedua tangan secara miring dan cepat. Pemanenan dilakukan pada pagi atau sore hari. Bunga sedap malam mekar secara berurutan dari bawah ke atas dan termasuk bunga majemuk. Panjang malai dan jumlah kuntum mempengaruhi umur peragaan. Makin banyak jumlah kuntum bunga, makin lama umur peragaannya.